Mabes Polri Beberkan Peran Tiga Pria yang Ditangkap Densus

Densus 88 (Foto: Istimewa)
Densus 88 (Foto: Istimewa)

DepokToday- Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, baru-baru ini meringkus tiga pria yang diduga terkait dengan aksi terorisme. Mereka adalah Ustaz Farid Okbah, Ustaz Ahmad Zain An Najah dan Ustaz Anung Al Hamat.

Ketiganya dituding sebagai jaringan Jemaah Islamiyah atau JI. Melansir Hops.id jaringan DepokToday.com, mereka diduga memang tidak dalam struktur JI, namun aktif memfasilitasi pergerakan kelompok yang dianggap radikal tersebut.

Adapun peran yang dituduhkan Densus ke mereka salah satunya adalah diduga menggalang dana untuk menyokong misi-misi dari JI. Nah kegiatan itu dianggap sudah masuk dalam kategori kegiatan di UU Terorisme.

Baca Juga: Sejumlah Pedagang Depok Kena Tipu Modus Jual Minyak Murah

Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksan dan fakta yang dikumpulkan, ketiga ustaz itu terlibat sebagai Dewan Syuro atau tim sepuh JI.

Ketiganya juga berperan menggalang dana untuk JI melalui lembaga amil zakat.

“Yang mana ketiganya terlibat dalam pengumpulan dana dan dana terkumpul digunakan untuk kegiatan aksi terorisme pelatihan militer JI, mengirim pasukan JI ke daerah lokasi sebenarnya di luar negeri,” katanya dalam wawancara dengan TV One, Rabu 17 November 2021.

Baca Juga: Prediksi Cuaca Depok Hari Ini, Rabu 17 November 2021

Selain itu, mereka juga dituding sebagai penyokong para buron alias DPO teroris. Kombes Ramadhan mengatakan, aktivitas mereka sudah masuk dalam aksi terorisme meski mereka nggak terjun langsung dalam aksi teroris. Itulah yang dianggap mereka aktif dalam jaringan JI.

“Organisasi JI kan dilarang, tapi ideologi JI tetap ada di mayarakat. Aksi terorisme bukan saja aksi fisik langsung tindakan, tapi bentuk dukungan menyiapkan dana, logistik untuk kegiatan itu, di dalam UU Terorisme dikategorikan pelaku tersangka terorisme,” jelasnya.

Nah dalam hal ini, Ustaz Farid Okbah dan dua ustaz lainnya itu masuk dalam kategori tersebut.

“Ketika penuhi unsur yang cukup, maka kita bisa lakukan penyidikan penyelidikan kasus ini. Kita harus melihat bahwa terorisme ini ancaman serius bangsa dan negara. Yang paling penting ideologinya, karena bisa menyebar kita harus berantas,” kata dia.

Dibekuk Densus

Penangkapan Okbah sendiri merupakan hasil pengembangan Densus dari penangkapan tersangka teroris lain bernama Arif Siswanto (AS).

Dari pendalaman, diketahui pula bahwa Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) digunakan sebagai wadah baru JI yang didirikan Okbah.

Baca Juga: Bantu Teman Tagih Hutang, FAS Dikeroyok Hingga Koma

Ramadhan menjelaskan Farid Okbah punya sejumlah latar belakang di jaringan teroris JI. Dari hasil pendalaman Densus, dia merupakan bagian dari tim sepuh atau Dewan Syuro di organisasi teroris tersebut.

Lebih lanjut dia menuturkan, Farid juga merupakan anggota dewan syariah Lembaga Amil Zakat Badan Mal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) atau Yayasan amal yang didirikan untuk pendanaan JI via kotak amal. (rul/*)