Lurah Pelanggar PPKM Darurat Jadi Tersangka, Kejari Terima SPDP

Kajari Depok Sri Kuncoro menyampaikan menerima SPDP kasus lurah yang kini jadi tersangka. (DepokToday.com)
Kajari Depok Sri Kuncoro menyampaikan menerima SPDP kasus lurah yang kini jadi tersangka. (DepokToday.com)

DEPOK – Kejaksaan Negeri Depok menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan atau SPDP dari Polres Metro Depok terkait dugaan tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan kerumunan yang dilakukan Lurah Pancoran Mas Suganda. Dengan kata lain, yang bersangkutan sudah berstatus tersangka atas pelanggaran tersebut.

Penetapan Lurah Suganda sebagai tersangka dijelaskan Kepala Kejari Depok Sri Kuncoro pada Selasa 6 Juli 2021.

Dalam keterangannya ia menyebutkan, Lurah Pancoran Mas itu disangkakan dengan Pasal 14 UU NO 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan atau pasal 212 dan atau 216 KUHP.

“TSK S adakan acara resepsi pernikahan anaknya di saat pemberlakuan PPKM Darurat sampai terjadinya acara joged-joged sebagaimana yang mereka mungkin sudah mengetahui lewat video yang viral beberapa waktu lalu,” sebut dia.

Baca juga:Wali Kota Depok Minta ASN Jadi Contoh Dukung PPKM Darurat

Setelah diterimanya SPDP pihaknya akan menunjuk jaksa penuntut umum untuk menangani perkara dan segera melakukan koordinasi dengan pihak penyidik di Polres Metro Depok.

“Harapannya setelah berita acara pemeriksaan, teman-teman penyidik sudah melakukan BAP.”

Setelah berkas perkara sampai, lanjut Sri Kuncoro, pihaknya akan segera mempelajari dan juga meneliti terkait kelengkapan formil dan materil.

“Kalau setelah kita nyatakan berkas itu lengkap maka akan kita lakukan segera tahap kedua dan segera kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Depok yang rencananya akan kita gunakan acara pemeriksaan singkat,” papar dia.

Lurah Tersangka, Polisi Belum Blak-blakan

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno yang coba dimintai keterangan tentang status lurah yang menjadi tersangka ini, belum bersedia menjawab pertanyaan.

“Jangan saya ya, pak Kapolres aja,” kata dia lewat pesan WhatsApp. (lala/*)