Lurah Panmas Jadi Tersangka Tapi Tidak Ditahan, Ini Landasan Polisi

SatpolPP melakukan penyegelan di lokasi hajatan anak seorang lurah di wilayah Pancoran Mas, Depok. (DepokToday.com)
SatpolPP melakukan penyegelan di lokasi hajatan anak seorang lurah di wilayah Pancoran Mas, Depok. (DepokToday.com)

DEPOK – Walau sudah berstatus sebagai tersangka pelanggaran PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas atau Panmas, Suganda tidak ditahan.

Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar mengatakan, hal itu dilakukan karena yang bersangkutan diancam dengan Pasal 14 UU No 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular.

Pasal itu menjerat tersangkanya dengan ancaman satu tahun. “Tidak ditahan. Di bawah 5 tahun kan tidak ditahan, tapi tetap proses lah,” jelas dia Rabu 7 Juli 2021.

Lebih lanjut, hingga saat ini, kata Imran, Kepolisian telah memeriksa sebanyak 4 orang saksi atas kejadian tersebut.

Baca juga :Lurah Langgar PPKM Undang 1.500 Tamu, Kapolres: Dia Harusnya Paham

Suganda yang telah ditetapkan tersangka pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat ternyata diketahui mengundang 1.500 tamu untuk hadir dalam pesta pernikahan anaknya pada Sabtu 3 Juli 2021.

“Pada tanggal 3 itu saat pemberlakuan PPKM Darurat, seorang lurah di Depok melaksanakan hajatan pernikahan anaknya, yang mana yang bersangkutan mengundang 1.500, tapi yang datang pada saat itu sekitar 300,” ucap Imran.

Jelas sekali kata Imran, yang bersangkutan menyalahi aturan dengan mengadakan kegiatan hajatan pernikahan yang tidak sesuai dengan aturan PPKM Darurat.

Sebelumnya, video pesta pernikahan anaknya viral hingga berujung pemeriksaan karena dianggap melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Ketika itu menurut Suganda semua sudah sesuai aturan

Dia memastikan betul, jika pada kegiatan pesta pernikahan, penerapan prokes serta tamu undangan telah disesuaikan dengan aturan saat ini.

Proses akad nikah yang dilaksanakan pada Sabtu 3 Juli 2021 itu berjalan dengan lancar dan dihadiri sebanyak 30 orang keluarga inti, atau sesuai dengan aturan yang ada. Setelah itu, pada pukul 12.30 WIB, resepsi pernikahan dilangsungkan. Baca selengkapnya: Disebut Langgar PPKM, Lurah: Sesuai Aturan, Kecolongan Saat Joged.(lala/*)