Lupa Jalan Pulang Setelah dari Masjid, Nenek 80 Tahun ini Akhirnya Berkumpul Lagi dengan Keluarganya

Nenek bernama Runy (tengah) ketika berada di kantor Polsek Sukmajaya.(Foto: Dok.Polsek Sukmajaya)

SUKMAJAYA-Sempat meninggalkan rumah beberapa jam, nenek berusia 80 tahun di Sukmajaya akhirnya kembali ke pelukan hangat keluarganya.

Peristiwa ini dialami oleh keluarga dari Siti Tohiroh dan Yaya Sanjaya yang bertempat tinggal di Jalan Musi VI No. 6, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya.

Mereka mengaku kehilangan ibundanya yang ternyata seorang nenek berusia 80 tahun itu. Sang nenek bernama Runy.

Informasi yang diperoleh DepokToday.com, nenek Runy keluar rumah untuk melaksanakan salat Subuh di masjid pada Senin (18/11/2019) pukul 04:30 WIB. Nenek Runy pergi seorang diri tanpa ditemani pihak keluarga.

Nenek Runy mengaku kepada seorang warga jika dirinya lupa jalan menuju pulang ke rumah anaknya. Saat ditemui warga itu, Nenek Runy berada di Jalan Keadilan Ujung, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya. Jarak ditemukan nenek ini dengan rumah anaknya sekira 1 kilometer (km).

Warga kemudian membawa sang nenek ke kantor Polsek Sukmajaya. Polisi pun sempat merasa kebingungan, karena nenek Runy memang tidak hafal alamat rumah anaknya.

Akhirnya, melalui akun instagram resminya, Polsek Sukmajaya memosting keberadaan nenek Runy lengkap dengan fotonya.

“Jika ada yang mengenal ibu tersebut, mohon menghubungi 081 2828 1695 Aiptu Warsito (Kasihumas Polsek Sukmajaya Polres Metro Depok),” tulis akun polseksukmajaya.

Tidak berapa lama, ada warga lain yang mengenali Nenek Runy melalui postingan itu. Warga tersebut kemudian menelepon aparat Polsek Sukmajaya.

“Lalu kami antar ke rumah anaknya,” ucap Panit 1 Binmas Polsek Sukmajaya, Ipda Supari.

Suasana haru pun pecah ketika Nenek Runy diantar pulang oleh Ipda Supari bersama personel Polsek Sukmajaya lainnya.

Pihak Polsek Sukmajaya pun mengimbau kepada warga yang memiliki orang tua (mohon maaf-red) sudah pikun dan anak berkebutuhan khusus agar tidak membiarkan berjalan seorang diri.

Kalau perlu, lanjut pihak Polsek Sukmajaya, mereka yang tergolong seperti itu diberi tanda khusus seperti gelang, nomor telepon, dan alamat rumah.

“Kejadian seperti ini sering kami alami di wilayah Sukmajaya. Untuk itu kami mengimbau agar keluarga memberikan perhatian dengan tanda semacam gelang, dan diberi nomor telepon serta alamat rumah, sehingga mudah dihubungi,” pesan Polsek Sukmajaya.(idr)