LPP Ciptakan Kampung Internet di Poskamling

Tim Lembaga Penggerak Pendidikan (LPP) foto bersama usai menciptakan Kampung Internet di kawasan Cipayung.(DepokToday/Hen)

CIPAYUNG-Lembaga Penggerak Pendidikan (LPP) menciptakan Kampung Internet dengan memberikan bantuan pemasangan jaringan Wifi Orbit Star di Kampung Benda RT 05/RW 06, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jumat (5/9/2020).

Ketua LPP, Sulistiani, kepada wartawan mengatakan,.LPP yang bergerak dibidang pendidikan memberikan kepeduliaan kepada masyarakat salah satunya pemasangan jaringan internet ke lingkungan warga.

“Kita berikan sarana jaringan internet dipasang di poskamling yang bisa digunakan untuk siswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh di masa pandemik Covid 19,” katanya, Sabtu(5/9/2020).

Kata dia, sarana jaringan modem tersebut juga dilengkapi dengan kouta sehingga warga bisa menggunakannya dengan cepat dalam mengaksesnya.

Dia mengatakan, internet sangat dibutuhkan para pelajar untuk mengikuti aktivitas belajar online yang diterapkan pemerintah selama pandemi virus corona.

Ia menambahkan, fasilitas itu dapat digunakan siswa di wilayah tersebut untuk belajar online yang nantinya akan dibimbing oleh pengurus RT atau pemuda Karang Taruna.

“Untuk sementara kami pasang di Poskamling di RT 06, jika tidak ada halangan setia RT akan kita pasang fasilitas internet,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, fasilitas jaringan internet tersebut bisa digunakan oleh sekitar puluhan siswa dalam kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh dan teknis pemakaian didesain oleh pengurus RT setempat.

Sementara, inistiator pemasang jaringan internet, Rasikin, mengaku kerap menerima keluhan warga terkait banyaknya orangtua dan anak didik yang mengeluh karena kesulitan mengakses internet untuk sekolah daring.

Menurut dia, sistem pembelajaran secara daring telah menyebabkan beban bagi orangtua siswa meningkat untuk membeli paket data.

“Akhirnya kita bersama LPP memutuskan untuk menyediakan akses internet gratis di Kampung Benda ini,” jelasnya.

Ia menuturkan, program ini merupakan solusi atas keluhan orangtua murid dan para pelajar, karena bantuan internet gratis dari pemerintah tak kunjung ada.

“Padahal tak semua orangtua dan pelajar mampu membeli paket data untuk sekolah daring. Ya saya melihat banyak keluhan dari masyarakat tentang paket internet maupun wifi, mereka itu menjadi beban khususnya bagi warga kurang mampu, beban sehari-hari mereka harus menambah beban uang dapur, uang harian mereka, uang belanja, ada yang 20 ribu, ada yang 30 ribu per hari, 150 ribu per bulan,” ucapnya.

Ketua RT 05/RW 06, Suryadi, merasa senang dimana lingkungannya dipasang jaringan internet oleh LPP yang nantinya akan digunakan siswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh.

“Kami senang, warga kami di rumah enggak ada (akses) internet, dan akhirnya ada LPP yang memberikan fasilitas internet,” imbuhnya.

Dirinya menyambut baik terkait dengan bantuan akses internet untuk anak-anak di lingkungannya.

”Warga kami ya merasa bersyuku telah memberikan bantuan berupa pemasangan wifi untuk anak-anak di pembelajaran jarak jauh saat ini,” tutupnya.

(hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here