LPM Tak Pernah Mengajukan Perbaikan Pasar Kemirimuka dalam Musrenbang

Pasar Kemirimuka.(DepokToday/Aji)

KEMIRIMUKA-Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kemirimuka menyoroti rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Depok merenovasi Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji.

LPM mengecam rencana pemkot itu, apabila proses renovasi pasar menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pemkot Depok tidak boleh mengucurkan dana APBD untuk memperbaiki Pasar Kemirimuka. Selama ini kami (LPM-red) tidak pernah mengusulkan perbaikan
Pasar Kemirimuka melalui Musrenbang
dan itu tidak ada slotnya,” tegas Sekretaris LPM Kelurahan Kemirimuka, Ade Wira, kepada DepokToday, Senin (9/3/2020).

Ade Wira mengungkapkan, LPM memfokuskan infrastruktur lingkungan atau kegiatan yang sudah diusulkan oleh masyarakat.

Selain tidak diusulkan dalam musrenbang. LPM punya alasan lain untuk menolak perbaikan Pasar Kemirimuka oleh pemkot. “Status Pasar Kemirimuka masih status quo, jika dipaksakan (renovasi) maka akan menabrak aturan yang ada,” ujarnya.

Hal senada diutarakan pengurus LPM Kelurahan Kemirimuka Bagian Ekonomi Pembangunan, Abdul Haris Ucha. “Enggak kami masukan ke Musrenbang kami, lagian belum boleh,” katanya.

Sedangkan Ketua LPM Kelurahan Kemirimuka, Syamsuar, mengaku belum mengetahui rencana pemkot tersebut. “Kalau masalah ini kami belum tau, karena apa dan mengapa kami enggak tahu,” singkatnya.

Terpisah, Ketua Persatuan Pedagang Pasar Kemirimuka, Yaya Barhaya, mengritisi rencana pemkot untuk memperbaiki Pasar Kemirimuka.

Menurut dia, perbaikan itu menghamburkan dana APBD. “Tidak boleh menghamburkan dana (APBD). Apalagi Pasar Kemirimuka saat ini masih dimiliki oleh PT Petamburan Jaya Raya bukan milik Pemkot Depok,” jelas Yaya.

“Kami ingatkan kepada Pemkot Depok tidak mengucurkan dana APBD untuk perbaikan saluran air dan perbaikan lainnya,” tambahnya.

Dia mengatakan, Pasar Kemirimuka saat ini masih dalam status quo dan tidak berhak mendapatkan perbaikan mulai dari usulan Musrenbang dan usulan sklala prioritas lainnya.

Yahya juga mempertanyakan pembelian udit atau blok gorong gorong yang akan digunakan untuk memperbaiki saluran air di lingkungan Pasar Kemirimuka.

“Itu uang darimana? Kok ada pembelian udit gorong gorong di Pasar Kemirimuka. Pemkot dan para pedagang tidak boleh merubah apapun yang ada di Pasar Kemirimuka karena masih dalam status quo,” tandasnya.(aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here