Limbah Medis Berserakan di Tempat Sampah, Bekas Vaksinasi Massal?

Limbah medis yang ditemukan di tempat pembuangan sementara Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos. Foto: Istimewa
Limbah medis yang ditemukan di tempat pembuangan sementara Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos. Foto: Istimewa

DepokToday – Terseraknya limbah medis berupa ratusan botol suntik bekas pakai di tempat pembuangan sampah sementara di kawasan Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, viral di media sosial.

Ratusan limbah medis tersebut terserak di TPS RT 01/RW 01 kelurahan setempat yang lokasinya tidak jauh dari SMK Negeri 1 Kota Depok.

Akun yang memviralkan kejadian tersebut adalah instagram @depok24jam. Melalui rekaman video, seorang pria berusaha menjelaskan kejadian tersebut, dalam video berdurasi 15 detik.

“Tuh banyak banget buset, ini kalau bocah maenan mah ini aduh bahaya banget,” sebut pria sambil mengarahkan kamera ponselnya ke serakan sampah medis.

Dalam narasinya, akun @depok24jam menyebut kalau sampah medis tersebut diduga limbah bekas pelaksanaan vaksinasi massal yang dilaksanakan di sekolah dekat TPS.

“Kalo gak salah semingguan sebelumnya ada penyuntikan vaksin untuk warga bertempat di sebuah sekolah daerah situ,” tulis postingan tersebut.

Baca Juga: Perhatikan Masker Habis Pakai, Begini Cara Kelola Limbah yang Tepat

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Camat Tapos, Anwar Nasihin mengaku, belum mendapatkan informasi tersebut. Namun, pihaknya akan mengirimkan stafnya untuk melakukan pengecekan terkait temuan bekas suntikan medis.

“Belum ada info, nanti kami akan melakukan pengecekan bekas suntikan sampah medis,” kata Anwar.

Anwar pun mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui secara pasti darimana limbah botol suntikan tersebut berasal.

“Seharusnya sampah medis itu tidak dibuang sembarangan harus di tempat khusus, kami akan mencari informasi dari warga sekitar,” kata Anwar.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Iyay Gumelar menuturkan, anggota DLHK sudah menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun di lokasi tersebut sudah tidak menemukan sampah suntikan bekas medis.

“Sudah ada petugas yang turun tapi di lokasi tempat sampah sudah tidak ada, sepertinya sudah ada yang membakar sampah suntikan medis,” ucap Iyay. (ade/*)