Lima Manusia Silver Terjaring Razia Pol PP Depok Saat Sedang Beroperasi

Manusia silver (Foto: Istimewa)
Manusia silver (Foto: Istimewa)

DepokToday – Fenomena manusia silver masih marak di Kota Depok. Buktinya, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan lima pengemis berlumur cat berwarna silver tersebut.

Dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Satpol PP Kota Depok berhasil menjaring lima manusia silver saat mengadakan razia Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Selasa 5 Oktober 2021 kemarin.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, penertiban dan penindakan tersebut mengacu pada penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012. Yaitu tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

“Saat kami sedang berpatroli menemukan manusia silver sedang beroperasi,” kata Lienda.

Kelima manusia silver itu, kata Lienda, diamankan saat sedang beraksi di beberapa lokasi diantaranya, Jalan Raya Juanda, pertigaan Masjid Al-Huda, Lampu Merah Arif Rahman Hakim hingga kawasan Beji.

“Kami pun mengamankan mereka untuk didata untuk selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pembinaan,” kata Lienda.

Baca Juga: Miris, Komnas PA Temukan Ratusan Bayi dan Balita di Depok Jadi Manusia Silver

Satpol PP hapus mural di Depok (Istimewa)
Satpol PP hapus mural di Depok (Istimewa)

Lienda menambahkan, selain manusia silver, target operasinya adalah pengamen dan anak jalanan serta pengemis yang berkeliaran di Kota Depok.

“Kami ingatkan kepada masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban umum. Selain itu tidak memberikan apa pun kepada PPKS karena tidak mendidik dan juga melanggar ketentuan perda,” tuturnya.

Berdasarkan Perda Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 pada Pasal 18 ayat 4 termaktub, setiap orang atau badan dilarang memberikan sejumlah uang atau barang kepada peminta sumbangan atau pengemis dan atau pengamen di tempat-tempat sebagaimana yang dimaksud pada ayat 2.

Untuk itu, sambung Lienda, masyarakat tidak boleh memberikan uang atau barang kepada PPKS di jalan, simpang lampu merah, di dalam angkutan umum, jembatan penyebrangan dan area perkantoran. (ade/*)