Keren, Lewat Satu Aplikasi, Warga RW14 Bojongsari Bisa Lihat Banyak Informasi

Dosen Unpam bersama warga Bojongsari usai kegiatan PKM di RW14 Kelurahan Bojongsari. (Istimewa)
Dosen Unpam bersama warga Bojongsari usai kegiatan PKM di RW14 Kelurahan Bojongsari. (Istimewa)

DEPOK – Warga RW 14 Kelurahan Bojongsari diberikan pelatihan pendataan Penduduk dengan Opensid oleh Unversitas Pamulang atau Unpam.

Kegiatan itu dilakasanakan oleh kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Prodi Teknik Informatika Unpam pada Minggu 6 Juni 2021.

Dosen Prodi Tekhnik Informatika Unpam Atang Susila menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari tiga tuga penting seorang dokter.

“Dosen itu punya tiga tugas. Pertama melakukan penelitian, kedua mengajar serta yang ketiga mengabdikan ilmu atau pengetahuannya kepada masyarakat,” papar Atang pada saat kegiatan.

PKM ini sambung dia, juga menunjukan universitas dengan masyarakat merupakan satu kesatuan.

“Saling mengisi sehingga bisa berkolaborasi mempraktekan ilmunya utuk masyarakat banyak,” sebut dia.

Menambahkan, Ketua PKM Dosen Kaprodi Tekhnik Informatika Karno Nano menerangkan, Opensid merupakan sistem informasi desa yang sifatnya opensource yang dapat dimanfaatkan untuk pendataan warga.

“Sebennya ini digunakan lebih luas untuk satu desa tapi kita perkecil untuk data tingkat RW,” terang dia.

Satu Aplikasi untuk Warga Bojongsari

Secara manfaat kata dia, aplikasi pendataan kependudukan bisa melihat statistik kependudukan berdasarkan umur, pedidikan, pekerjaan, serta status perkawinan.

Selain itu, basis data juga bisa dilihat dari golongan darah bahkan penyandang cacat, termasuk aseptor KB bahkan karena bisa dilakukan untuk warga positif COVID-19 yang sedang isolasi mandiri.

“Kita memfokuskan pelatihan pendataan penduduk dalam bentuk aplikasi. Jadi selain pada aplikasi dapat menyediakan format data warga, ada berita jadi semisal di RW 14 ini ada program kerja apa yang bisa masyarakat lihat, berita apa saja yang terjadi di lingkungan warga RW 14,” papar dia.

Sementara itu, Ketua RW 14 Kelurahan Bojongsari Daud Sulaiman mengapresiasi kegiatan ini. Aplikasi data digital tentang warga memang telah ditungu-tunggu dirinya.

“Sehingga kita bisa terus memonitoring jumlah warga dan potensi lainnya baik dari warga dan potensi lingkungan dan aplikasi sangat membantu kami sebagai ketua lingkungan,” papar dia.

Dirinya berharap setelah adanya pelatihan ini, pengurus lingkungan bisa lebih baik dalam pendataan, serta aplikasi ini bisa dimanfaatkan warga untuk mengetahui berbagai informasi. (lala/*)