Lempar Pesan Menohok, Presiden Jokowi Semprot TNI-Polri Gegara Ini

Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi saat menyampaikan penanganan COVID-19 terkini, di Istana Bogor, 23 Juni 2021. (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi saat menyampaikan penanganan COVID-19 terkini, di Istana Bogor, 23 Juni 2021. (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

DEPOK- Presiden Joko Widodo atau Jokowi, diam-diam ternyata memantau ketidakharmonisan TNI-Polri. Diduga, kasus yang jadi sorotannya itu adalah soal perselisihan ketika anggota Paspampres (TNI) bersitegang dengan polisi di area penyekatan PPKM Darurat.

Presiden Jokowi bahkan sempat memberikan pesan yang cukup menohok pada kedua institusi negara tersebut ketika melantik sejumlah perwira TNI dan Polri sekaligus.

Dalam kesempatan itu, ia juga sempat memberikan penghargaan Adhi Makayasa kepada lulusan terbaik.

“Kadang kita masih mendengar berita, terjadi gesekan antara prajurit TNI dan anggota Polri. Ke depan hal ini tidak boleh terjadi lagi,” kata Jokowi dikutip pada Rabu 14 Juli 2021.

Presiden Jokowi Semprot TNI Polri

Diperkirakan pesan menohok yang membuat Jokowi semprot TNI Polri adalah buntut atas tindakan kasar anggota polisi yang melakukan tugas penyekatan kepada salah satu anggota Paspampres yang tengah melintas.

Meski demikian, dalam pesan tersebut Jokowi memang tidak menjelaskan secara detail terkait peristiwa yang cukup ramai terjadi sebelumnya.

“Ini harus disudahi. TNI dan Polri adalah alat negara dalam menjaga pertahanan dan keamanan NKRI,” katanya.

Presiden Jokowi berpesan agar seluruh anggota TNI dan Polri bisa saling bersinergi dan mendukung satu sama lain.

“Lebih khusus, antara anggota TNI dan Polri harus saling bersinergi, bahu membahu, menjalankan tugas yang makin berat,” tegasnya.

Sebelumnya Insiden polisi keroyok Paspampres ini dipicu, usai Praka Izroi tak mendapatkan izin melintas di lokasi penyekatan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Dia kemudian terlibat cekcok dan diabadikan oleh kamera jurnalis. Baca selengkapnya di sini: Propam Usut Polisi yang Keroyok Paspampres Saat PPKM Darurat (ru/*)