Lebih dari 40 Calon Pengantin Jadi Korban Bos Pandamanda

Anwar pelaku penipuan (DepokToday, Rul)

MARGONDA– Tim penyidik Polres Metro Depok terus melakukan pengembangan terkait kasus penipuan berkedok jasa layanan resepsi pernikahan atau wedding organizer (WO) berlabel Pandamanda. Data kepolisian mencatat, jumlah korban yang melapor sampai dengan saat ini telah mencapai sebanyak 40 pasang calon pengantin.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah mengungkapkan, dari hasil introgasi diketahui, pelaku Anwar (32 tahun) selaku owner WO tersebut telah menerima order sampai dengan Januari 2021. Kasus ini terbongkar setelah dua korbannya melapor ke polisi lantaran pesta pernikahan yang digelar pada Minggu 2 Februari 2020 lalu, berantakan.

“Artinya pernikahan itu tetap berlangsung namun perlengkapan untuk pernikahan (pesta) tidak dipersiapkan, mulai dari katering, dekorasi, foto dan lain sebagainya yang dijanjikan tidak ada saat hari H,” kata Azis pada Rabu 5 Februari 2020.

Pelaku menjerat para korbannya melalui media sosial Instagram dengan iming-iming harga murah dan bonus sepasang cincin seberat 10 gram.

“Namun ketika dihitung (harga) semuanya tidak masuk di akal. Itulah yang kemudian terjadi peristiwa pada tanggal 2 Februari 2020 yang lalu, yaitu kegiatan pesta pernikahan yang gagal.”

Azis menjelaskan, rata-rata para korban telah menyetor uang Rp 65 juta hingga Rp 100 juta. Dari puluhan korban yang melapor, sebagian besar belum menggelar pernikahan namun telah membayar sejumlah uang kepada pelaku.

“Jika diteruskan maka korban-korban berikutnya yang sudah terlanjur mendaftar atau terlanjur melunasi pembayaran bisa berpotensi menjadi korban walaupun saat ini sebagian besar yang lain yang sudah membayar lunas belum terlaksana pernikahannya, masih bulan-bulan depan,” ujarnya

Pelaku berhasil diringkus di kantornya di kawasan Pancoran Mas, Depok pada Selasa siang. Kasusnya kini dalam penyelidikan lebih lanjut. (rul/*)