Layanan Ambulans Dikeluhkan, GTPPC: Tambah 1 Unit Tiap Kecamatan

Ambulans yang disiapkan pemerintah untuk warga Depok (Istimewa)
Ambulans yang disiapkan pemerintah untuk warga Depok (Istimewa)

DEPOK – Pemerintah Kota Depok tengah menunggu penambahan unit layanan ambulans yang rencananya akan tersedia di tiap kecamatan dalam waktu dekat

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana ketika menanggapi tingginya kasus virus asal tiongkok itu saat ini.

Kini, penambahan kasus sampai berdampak kepada ketersediaan layanan ambulans. “Untuk ambulans ketika 119 padat, ataupun ambulan puskesmas padat, maka backup kita adalah ambulan Damkar dan ambulan PMI,” kata Dadang di Mapolres Metro Depok  pada Jumat 18 Juni 2021.

Baca juga: Kasus COVID di Depok Sehari 511 Orang, Tertinggi Sejak Pandemi

Saat ini menurut dia, setiap puskesmas di Kota Depok memiliki satu unit layanan ambulans. Belum lagi yang ada di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan PMI Kota Depok. Total, jumlahnya saat ini ada sekira 45 unit untuk seluruh Kota Depok.

Bukan berpangku tangan dengan keadaan, Dadang menyebutkan, usaha penambahan unit ambulans telah dilakukan pihaknya. Nantinya, ketersedian ambulans bukan hanya di puskesmas, tapi ada di 11 kantor kecamatan.

“Pak wali sudah menginstruksikan untuk melakukan penganggaran untuk pengadaan ambulan tiap kecamatan satu unit. Sebetulnya sudah beberapa bulan lalu,” sebut dia.

Sempat Mendapat Keluhan

Baca juga: Viral Video Matahari Terbit dari Utara, Bukan Kiamat, Ini Kata BMKG

Sebelumnya, sulitnya mendapat layanan rumah sakit hingga ambulans, mulai dikeluhkan warga Depok. Ironisnya lagi, kondisi ini terjadi disaat situasi pandemi COVID-19 yang kian melonjak.

“Ane baru tahu pelayanan Pemkot Depok masalah COVID ribetnya minta ampun, tapi kalau ngomong enteng banget kayak orang nggak punya beban dan padahal mereka warga Depok, bukan minta duit, tapi ambulans yang dibeli dari pajak rakyat,” keluh Habib Idrus Al Gadri, mantan Ketua FPI Depok, Jumat 18 Juni 2021.

Kekecewaan Habib Idrus bukan tanpa alasan. Ia kesal lantaran tetangganya yang meninggal karena COVID-19 sulit untuk mendapat pelayanan. Adapun yang dibutuhkannya adalah ambulans.

Saking geramnya, Habib Idrus bahkan sempat menyindir rencana proyek trotoar Jalan Margonda yang digadang-gadang Pemerintah Kota Depok. (lala/*)