Latih Ratusan Personil, Kapolres Depok Tegaskan Pilkada Harus Kondusif

Simulasi pengamanan Pilkada Depok (Istimewa)

SUKMAJAYA– Sejumlah personil Polri dan TNI mulai melakukan sederet latihan serius guna menjaga keamanan jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Depok. Salah satu yang jadi fokus utama adalah potensi terjadinya aksi unjuk rasa.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah menuturkan, latihan mulai gencar dilakukan sejak dikeluarkannya keputusan pemerintah tentang pelaksanaan Pilkada serentak.

Dalam hal ini, jelas Azis, jajaran Polres Metro Depok langsung melaksanakan langkah-langkah terkait persiapan pengamanan pesta demokrasi tersebut.

“Adapun langkah yang kami lakukan yakni, pertama koordinasi dengan penyelenggara pemilu dan kemudian mempersiapkan segala sesuatu terkait pelaksanaan Operasi Mantap Praja,” katanya usai memimpin langsung simulasi pengamanan di Alun-alun Kota Depok pada Sabtu 15 Agustus 2020

Simulasi pengamanan Pilkada Depok (Istimewa)

Selain upaya-upaya tadi, jajaran Polres Metro Depok juga menggandeng seluruh elemen dan potensi masyarakat guna mendukung perhelatan pesta demokrasi di Kota Depok ini.

“Seperti tadi pagi, kami kembali menggelar latihan simulasi pengamanan rangkaian tahapan Pilkada.”

Azis mengatkan, kegiatan uitu dimaksudkan agar seluruh personel pengamanan memahami peran dan tugasnya dalam kegiatan pengamanan nanti.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan agar koordinasi antar aparat pelaksana pengamanan juga dapat berjalan denga baik. Dalam pengamanan Pilkada ini, Polri juga dibantu oleh TNI, Satpol PP, Linmas dan beberapa Potensi masyarakat,” jelasnya

Simulasi pengamanan Pilkada Depok (Istimewa)

Azis berharap, persiapan-persiapan yang telah dilaksanakan oleh ratusan personil ini mampu mengawal jalannya pesta demokrasi yang aman dan kondusif, serta menghasilkan pemimpin yang legitimate dan bisa membawa kemajuan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kota Depok pada khususnya. (rul/*)