Lagi, Mantan Elit PKS Ungkap Alasan Dukung Pradi-Afifah

Pradi-Afifah mendapat nomor urut satu di Pilkada Depok (Istimewa)

DEPOK- Dukungan untuk pasangan calon (paslon) wali-wakil wali kota Depok, Pradi Supriatna-Afifah Alia kembali disuarakan oleh mantan kader elit, Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kali ini, pernyataan itu diungkapkan oleh Fahri Hamzah yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gelora. Dalam rekaman video yang viral di media sosial, Fahri memperkenalkan diri sebagai warga Depok dan telah mengenal kota itu sejak kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI).

“Saya mengerti Depok dan saya mengerti kenapa Depok harus berubah,” katanya, Jumat 4 Desember 2020

Menurut dia, selama ini Depok dipimpin oleh mereka yang konservatif, dan tidak memiliki ide terbuka bagi sebuah kota modern.

“Depok merupakan gudangnya kaum intelektual dan gudangnya orang hebat,” tuturnya

Baca Juga: Gelora Sebut 20 Persen Kader PKS Depok Tak Dukung Petahana

Pria yang sempat menjabat sebagai anggota DPR RI itu mengungkapkan, selama ini kontrol terhadap Depok yang dilakukan oleh partai pengusung wali kota saat ini cenderung konservatif dan tertutup, serta tidak mau terbuka. Persoalan itu telah ia lihat hampir selama 15 tahun. Bahkan, Wali Kota Depok selalu terlibat konflik dengan wakil-nya.

“Saudara Pradi itu korban terakhir. Saya tau karena ini ada sistem tertutup tidak menghendaki perubahan,” ujarnya

Fahri mengatakan, Depok adalah kota metropolitan yang luar biasa dan paling dekat dengan Ibu Kota Jakarta. Sudah sepatutnya Depok menjadi sebuah kota mandiri yang menyebabkan semua warga patut berbangga.

“Tidak kemudian Depok di gelayuti persoalan konflik elit, konflik politik, dari Jakarta, tapi kotanya tidak terurus,” katanya

Fahri menilai, yang terjadi saat ini, banyak persoalan klasik di Depok yang belum terselesaikan atau bahkan cenderung mudur. “Tambah kotor, tambah banjir, tambah macet, tambah kumuh dan lain sebagainya,” kata jebolan UI tahun 1997 tersebut

Karena itulah, Fahri kemudian mengajak warga Depok agar pada 9 Desember menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin kepala daerah yang lebih baik.

Menurut dia, Pradi dan Afifah adalah dua tokoh muda yang datang secara sadar untuk mengatasi persoalan lama di Kota Depok. “Era baru Depok yang dipimpin oleh semangat kolaboratif,” ujarnya

Semangat kolaboratif menggabungkan, menyatukan, seluruh potensi yang ada di Kota Depok dari sumber daya manusia, alam, letak, dan strategisnya. Dengan demikian, lanjut Fahri, Depok akan mengalami perubahan yang lebih bersih, bebas banjir, lebih metropolis, dan lebih menggambarkan kota yang humanis.

“Untuk itu saya mengajak masyarakat mendukung Pradi-Afifah pada 9 Desember mendatang.”

Untuk diketahui, Pilkada Depok diikuti oleh calon wali-wakil wali kota Depok Pradi Supriatna-Afifah Alia dari nomor urut satu. Pasangan tersebut diusung oleh Gerindra, PDIP, Golkar, PKB, PSI dan PAN.

Sedangkan kubu petahana, menyodorkan calon wali-wakil wali kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. Pasangan nomor urut dua itu berada dalam gerbong yang diusung oleh PKS, PPP dan Demokrat. (rul/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here