Lagi, Kobra Jawa Ditemukan di Rumah, Warga Depok Wajib Waspada

Petugas evakuasi anak Kobra Jawa di dalam rumah warga Depok (DepokToday.com)
Petugas evakuasi anak Kobra Jawa di dalam rumah warga Depok (DepokToday.com)

DepokToday- Ular beracun jenis Kobra Jawa kembali ditemukan di dalam rumah warga Kota Depok pada Minggu malam, 21 November 2021. Kali ini, peristiwa itu terjadi di wilayah Jalan H. Alif, depan kantor Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji.

Adapun ular dengan nama latin Naja sputatrix yang ditemukan kali ini adalah jenis anakan dan diperkirakan baru berusia beberapa hari.

“Ya benar, ular tersebut telah berhasil dievakuasi petugas kami dan saat ini sudah diamankan untuk selanjutnya dibawa ke habitat aslinya,” kata Kabid Pengendalian dan Operasional Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Welman Naipospos dikutip pada Senin 22 November 2021.

Baca Juga: Warga Depok! Ini Sebab Ular Masuk Rumah dan Cara Mengatasinya

Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di wilayah Pangkalan Jati, Cinere Depok. Tak tanggung-tanggung, di dalam rumah warga tersebut petugas Damkar menemukan tiga ekor anak ular jenis Kobra Jawa.

Welman mengatakan, kejadian bermula ketika pemiliki rumah melaporkan ada ular di atap plafon rumahnya. Namun karena takut, mereka (warga) langsung menghubungi petugas Damkar sekira pukul 14:25 WIB, kemarin.

Dan benar saja, setelah diperiksa, ternyata ada tiga anak ular jenis Kobra Jawa yang berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi petugas ke dalam botol air mineral.

Awas Ada Kobra Jawa di Depok

Diduga, tiga ular ini baru berusia beberapa pekan karena masih sangat kecil. Kendati demikian, tetap memiliki bisa atau racun yang cukup tinggi.

“Yang kami temukan tiga ular ya. Ini jenis anakan Kobra Jawa dan kemungkinan baru beberapa hari dilahirkan karena masih kecil. Tapi tetap beracun,” kata Welman pada awak media di Depok.

Baca Juga: 11 Puskesmas di Depok Kini Punya Serum Anti Bisa Ular, Ini Jenisnya

Dengan adanya temuan ini, petugas kemudian sempat melakukan penyisiran ke area pekarangan dan dalam rumah. Sebab mereka curiga, ada induknya.

“Ini masih kami lacak. Yang jelas kami imbau agar masyarakat jangan gegabah ketika menemukan ular, segera hubungi Damkar,” katanya. (rul/*)