Ksatria Baja Hitam Turun Tangan Bantu Urai Lalu Lintas di Depok

Tim Jaguar Polres Metro Depok berfoto bersama dengan Ksatria Baja Hitam saat turun langsung mengatur lalu lintas di pos penyekatan PPKM Level 4 di Jalan Margonda Raya, Sabtu 7 Agustus 2021. Foto: Istimewa
Tim Jaguar Polres Metro Depok berfoto bersama dengan Ksatria Baja Hitam saat turun langsung mengatur lalu lintas di pos penyekatan PPKM Level 4 di Jalan Margonda Raya, Sabtu 7 Agustus 2021. Foto: Istimewa

DepokToday – Sosok pahlawan asal Negeri Matahari Terbit, Ksatria Baja Hitam muncul di Kota Depok. Kali ini misinya bukanlah untuk mencari persekutuan bawah tanah gorgom melainkan membantu anggota kepolisian yang sedang bertugas.

Momen manusia belalang setengah robot itu membantu anggota kepolisian, terekam dalam postingan akun instagram Katim Jaguar Polres Metro Depok, Inspektur Satu Winam Agus.

“Ada pemandangan yang berbeda dilokasi penyekatan pagi ini,” tulis Winam dalam postingan akun instagram pribadinya @winamagus, Sabtu 7 Agustus 2021.

Baca Juga: Catatan Hitam Kejahatan Anak di Depok, Kini Bayi Dibuang di Bojongsari

Dalam postingan itu, Winam juga terlihat menegur sang Ksatria Baja Hitam yang sedang mengatur arus lalu lintas di pos penyekatan PPKM Level 4 di Margonda Raya.

“Kamu siapa ikut bantu-bantu disini,” kata Winam.

Namun, bukannya dilarang, Winam justru malah membiarkan sang superhero itu membantu Satlantas Polres Metro Depok dalam mengurai lalu lintas di Margonda Raya.

Ksatria Baja Hitam itu bukanlah sosok sebenarnya, adalah Gilang Ramadhan, 28 tahun warga Pekapuran, Cimanggis, Depok yang berada dibalik kostum superhero asal Jepang tersebut.

Gilang adalah penggemar berat sosok Ksatria Baja Hitam yang sempat tenar di era 90-an itu.

Gilang bukannya baru sekali membantu masyarakat, sebelumnya ia bersama komunitas penggemar Tim Jaguar Polres Metro Depok melakukan aksi sosial, di Jalan Boulevard, GDC pada Jumat 6 Agustus 2021.

Di kawasan tersebut, Gilang dan komunitas tersebut membagikan sejumlah paket nasi kotak pada warga kurang mampu, utamanya pedagang keliling. Mereka menyebut kegiatan ini Jumat berkah.

Pada awak media Gilang mengaku, dirinya sudah lama terlibat dalam berbagai aksi sosial. Seperti, santunan anak yatim dan berbagi kebutuhan pokok.

“Saya memang dari dulu bakti sosialnya kuat. Saya dari kantor juga suka bakti sosial. Saya juga sering bantu anak yatim piatu,” katanya. (ade/*)