Tuntut Keadilan, Keluarga Akseyna Minta Kompolnas Serius Awasi Polri

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:05 WIB
Aksi mahasiswa UI desak pengungkapan kasus Akseyna (Foto: Istimewa)
Aksi mahasiswa UI desak pengungkapan kasus Akseyna (Foto: Istimewa)

Menurut Mardoto, dugaan pembunuhan terhadap Akseyna sudah sangat kuat karena didukung dengan bukti-bukti dan pernyataan berbagai pihak, termasuk mantan Diterskrimum Polda Metro Jaya Kombes (kini Brigjen) Khrisna Murti.

"Bagaimana bisa selama 7 tahun melakukan penyelidikan, polisi masih berniat mengulang hipotesis awal dan berputar-putar, disaat sudah banyak sekali bukti yang mengarah kasus ini ke kasus pembunuhan," keluh Mardoto.

Akseyna (Foto: Istimewa)

Hingga detik ini, ia pun masih berharap, pihak Kompolnas sebagai pengawas Polri dapat lebih serius melakukan tugasnya dalam mendorong pihak kepolisian mengungkap pelaku pembunuhan sang anak.

"Kami keluarga Akseyna berharap Kompolnas sebagai pengawas Polri untuk melakukan klarifikasi ulang pada Polda Metro Jaya dan Polres Depok secara lebih akurat, detail dan lengkap terhadap penyelidikan kasus ini," ucap Mardoto.

Baca Juga: Heboh Pengobatan Santet Gus Samsudin, Buya Yahya: Kebanyakan Nonton Sinetron

Sebagaimana diketahui, Akseyna Ahad Dori alias Ace, mahasiswa jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia, ditemukan tewas di Danau Kenanga, UI pada 26 Maret 2015.

Akseyna ditemukan mengambang 1 meter dari tepi danau yang memiliki kedalaman 1,5 meter. Sementara dalam tas yang digendong Akseyna ditemukan beberapa batu dan juga luka lebam pada tubuh.

Kasus ini semakin menyita perhatian karena ditemukannya secarik kertas yang diduga ditulis oleh dua karakter berbeda.***

 

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mayat Bayi Masih Bertali Pusar Ngambang di Kali Baru

Senin, 7 November 2022 | 19:06 WIB
X