Beli Rumah di Azaira Village 4, Setahun Lunas Rumah Tak Kunjung Rampung, Konsumen: Kita Lapor Polisi

- Minggu, 10 April 2022 | 18:55 WIB
Korban penipuan pembangunan rumah Azaira Village 4, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan mendatangi lokasi klaster. Tidak ada progres apapun sejak setahun terakhir, Minggu 10 April 2022. (DepokToday.com/Zahrul Darmawan)
Korban penipuan pembangunan rumah Azaira Village 4, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan mendatangi lokasi klaster. Tidak ada progres apapun sejak setahun terakhir, Minggu 10 April 2022. (DepokToday.com/Zahrul Darmawan)

DepokToday.com – Pengembang abal-abal tipu belasan konsumen perumahan Azaira Village 4, di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Dugaan penipuan pengembang perumahan itu dilakukan dengan modus menjanjikan konsumen dapat menempati rumah setelah membayar sesuai dengan harga yang telah disepakati.

Salah satu konsumen, Zia Jumara (37) mengatakan, sudah hampir satu tahun berjalan dirinya melunasi pembayaran, tapi rumah yang dijanjikan pengembang tak kunjung rampung dan dapat ditempati.

Baca Juga: Mohammad Idris Mengadu ke Ridwan Kamil, Sinergisitas Pemkot Depok dan Pemprov Jabar Harus Diperkuat

“Sudah setahun berjalan, di PPJB bulan Mei 2021 harusnya sudah bisa ditempati, tapi pengembangnya ingkar, dan sekarang tidak bisa ditemui,” kata Zia saat mendatangi lokasi perumahannya, Minggu 10  April 2022.

Zia membeli rumah di Azaira Village 4 dari pengembang bernama Yudi Hermawan seharga Rp 295 juta plus Rp 2 juta sebagai booking fee sejak bulan Februari 2021. “Saya beli rumah dengan luas tanah 81 meter persegi dan bangunan 45 meter persegi, sudah lunas sejak bulan Februari 2021,” kata Zia.

Namun, saat mendekati harinya, Yudi Hermawan menunjukkan gelagat tidak baik. Zia merasa mengalami keanehan pembangunan pada bulan April 2021. Saat itu, dirinya yang kebetulan hendak melihat progres rumahnya, melihat para pekerja bangunan mulai berkurang jumlahnya.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Jawa Barat Tegaskan, Siswa Dilarang Ikut Demo 11 April 2022

“Saya berfikir mungkin pada pulang kampung ya, karena kan bertepatan bulan ramadhan juga, jadinya saya belum curiga saat itu,” kata Zia.

Awalnya, Zia percaya karena pengembang perumahan tersebut sudah membangun lebih dari lima klaster dan kesemuanya telah dihuni oleh para konsumennya,  “Awalnya, saya diyakini dengan pembangunan di lima klaster milik pengembang ini, dan memang hasilnya ada, makanya saya percaya,” kata Zia.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X