Menohok, Sebut Pemerkosa Belasan Santri Kera, Bintang Emon Geram Pakai Caranya

- Jumat, 10 Desember 2021 | 13:43 WIB
Bintang Emon (Foto Istimewa)
Bintang Emon (Foto Istimewa)

DepokToday – Aksi bejat memperkosa belasan santriwati yang dilakukan seorang pengajar atau ustaz di sebuah pondok pesantren berinisial HW alias Herry Wirawan menarik komentar komika Bintang Emon.

Melansir dari Hops.id, jaringan DepokToday, Herry Wirawan telah perkosa 12 santriwati hingga hamil dan melahirkan. Kasus ini pun menjadi perhatian banyak pihak.

“Coba itu liat, dia pakaiannya kayak gimana pas kejadian? Ya, lagian sih jadi perempuan bukannya di rumah aja. Ya omongan kayak gitu sebagai pencegahan gua setuju sih. Tapi tolong jangan sampai skip bahwa andil utama salah dari kejahatan seksual adalah laki-lakinya. Itu yang di pesantren badannya kurang ketutup kain bagaimana itu?” ujar Bintang Emon melalui sebuah video yang diunggah di Twitter pada Kamis 9 Desember 2021.

“Kudu banget mukanya ketutupan kain juga biar kayak mumi baru? (Kalian bilang) suruh siapa keluar-keluar kelayapan dari rumah? Lah, itu ada yang diperkosa dalam rumah. Di luar rumah katanya enggak aman, di dalam rumah juga ternyata enggak aman,” tambah Bintang Emon.

Pemilik nama lengkap Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra ini menegaskan sekali lagi kalau kasus pelecehan seksual atau pemerkosaan adalah salah pelaku yang tidak bisa kontrol hawa nafsu. Bahkan, komika sekaligus aktor ini menyebut pelaku tak pantas jadi manusia.

“Gua setuju pencegahan tuh harus dilakukan. Tapi kita harus sadar kalau yang salah tuh lakinya. Jadi kalau laki kagak bisa ngontrol batangnya, mending resign aja jadi orang,” tuturnya.

Juara 1 Stand Up Comedy Academy 3 ini juga menyebut bahwa pelaku mempunyai otak seperti kera. Hal ini lantaran pelaku tak bisa berpikir jernih dan langsung melampiaskan hawa nafsunya dengan memperkosa korban.

Bintang Emon Sebut Pelaku Mirip Kera


Baca Juga: Lindungi Kaum Difabel saat Pandemi dengan Komite Nasional Disabilitas

-
Pria berinisial HW, tersangka kasus pencabulan sejumlah santriwati yang bikin Kemenag meradang. (Foto: Instagram)

“Kayaknya dia tuh di teori darwin ya, posisinya ini kera, ini manusia, nah dia di mari nih (di antara kera dan manusia). Badannya mulai mirip orang tapi otaknya original kera yang kalau nafsu langsung dilampiasin,” kata Bintang dengan menohok.

Bintang Emon keheranan, “harus bagaimana lagi perempuan menjaga diri?”

Pelecehan seksual secara verbal atau yang akrab disebut catcalling juga dikritisi oleh Bintang. Pria kelahiran tahun 1996 ini mengajak sekaligus memberikan kalimat menohok bahwa tidak melakukan catcalling tidak akan meninggal.

“Kita manusia bisa lho ngeliat cewek terus nggak melampiaskan kejahatan seksual, bisa tau. Kita ngeliat cewe lewat terus nggak kita catcalling ternyata bisa tau. Kita nggak catcalling tuh ternyata nggak meninggal,” sambungnya.

Bintang serial web Cek Toko Sebelah: Babak Baru ini pun keheranan, harus bagaimana lagi para wanita menjaga dirinya. Ia bertanya dengan satire, apakah wanita harus memakai pakaian dengan kain berlapis-lapis hingga seperti gulungan kain agar tak jadi korban perkosa?

“Harus sampai gimana perempuan-perempuan kita jaga diri? Badannya harus ditutupin kain berlapis-lapis gitu sampai kayak gulungan bahan di Tanah Abang? Atau di rumah sendiri, kita harus nyewa satpam biar ngerasa aman? Kenapa jadi perempuan kita yang repot?”, kata dia. (lala/*)

Editor: Nur Komalasari - Depoktoday

Tags

Terkini

X