Lagi, Civitas Universitas Indonesia Terlibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

- Rabu, 1 Desember 2021 | 19:00 WIB
Universitas Indonesia atau UI (DepokToday.com)
Universitas Indonesia atau UI (DepokToday.com)

DepokToday – Citra kampus Universitas Indonesia semakin tercoreng dengan perilaku sivitas akademiknya. Belum reda soal Guru Besar UI yang melakukan tindakan pelecehan dan kekerasan seksual kepada mahasiswanya, kini adalagi tindakan serupa.

Tapi kali ini bukan dilakukan oleh dosen maupun Guru Besar UI, melainkan dilakukan oleh mantan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI periode 2021, Syahrul Badri.

Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra mengatakan, perilaku bejat mantan anggotanya itu terungkap setelah salah seorang korban melapor ke lembaga terhormat mahasiswa UI tersebut.

“Bahwa pada tanggal 23 November 2021 pukul 00.20 WIB telah diterima laporan dari korban atas tindakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh saudara Syahrul Badri dengan Nomor Pokok Mahasiswa 1806206334 Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia,” tulis Leon dalam surat keputusannya tertanggal 29 November 2021.

Leon mengatakan, laporan itu pertama kali diterima oleh anggotanya yang menjabat sebagai Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI Ginanjar Ariyasuta Eka Nugraha dan kemudian diteruskan ke HopeHelps UI.

“Bahwa pada tanggal 24 November 2021 pukul 16.00 WIB, BEM UI dan HopeHelps UI mengadakan pertemuan untuk mendengar kronologi lengkap dari korban,” lanjut Leon.

Kemudian pada tanggal 26 November 2021 pukul 19.00, BEM UI mengadakan forum untuk mendengar keterangan dari Syahrul terkait dengan hasil laporan dari HopeHelps UI.

“Pada forum tersebut saudara Syahrul Badri membenarkan kronologi yang diceritakan korban namun dia bersikeras bahwa hal itu dilakukan atas dasar persetujuan,” lanjutnya.

Namun, Syahrul tidak dapat menunjukkan bukti yang dapat mendukung alasannya atas dasar persetujuan dengan korban tersebut. Dan beberapa kali telah dilakukan pemanggilan untuk forum lanjutan tapi tidak dihadiri Syahrul.

Atas perbuatannya, Syahrul telah dipecat dari BEM UI 2021 sesuai dengan SK Ketua BEM UI bernomor 1783/SK/KETUA/BEMUI/XI/2021 tertanggal 29 November 2021.

“Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia tidak menoleransi segala bentuk kekerasan seksual dan akan memberikan sanksi tegas terhadap setiap fungsionaris yang melakukan tindakan kekerasan seksual serta berkomitmen untuk selalu berpihak pada korban,” sambung Leon. (ade/*)

Editor: Ade Ridwan - Depoktoday

Tags

Terkini

X