Munarman Protes Tentang Sidang Perdananya, Sempat Singgung Habib Rizieq

- Rabu, 1 Desember 2021 | 11:55 WIB
Munarman (Foto Istimewe)
Munarman (Foto Istimewe)

DepokToday – Jalannya sidang terdakwa kasus dugaan terorisme, yakni Munarman yang dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Rabu 1 Desember 2021 secara online diprotes oleh dirinya.

Dirinya juga sempat menyinggung sidang yang dilakukan koleganya Habib Rizieq Shihab yang bisa dilakukan secara terbuka.

Melansir dari Suara.com, Munarman diketahui tidak dihadirkan secara langsung di gedung pengadilan. Para jurnalis yang meliput ke lokasi juga hanya mendengarkan suara di suasana persidangan melalui pengeras suara yang disediakan di beranda Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Alhasil, suasana persidangan tidak bisa digambarkan secara detail. Merujuk pada suara yang terdengar, Munarman menyampaikan jika merujuk pada penetapan yang ada, seharusnya sidang berlangsung secara tatap muka alias offline.

"Mengenai persidangan hari ini, di Dalam penetapan saya baca ini penetapannya penetapan offline, sidang normal artinya. Kalau kita menggunakan yang online maka harus ada pernyataan secara eksplisit," ujar Munarman.

Eks Sekretaris Umum FPI itu mencontohkan soal persidangan yang pernah dijalani oleh Habib Rizieq Shihab. Karena alasan itu, dirinya memohon agar persidangan berlangsung secara terbuka.

Baca Juga: Mantan Orang Kepercayaan OPM Dapat Hadiah Rumah, Ini Sebabnya

"Ini sebagai salah satu contoh dalam penetapan sama PN Jaktim nomor 221, yaitu menetapkan persidangan atas nama M Rizieq Shihab yang dilaksanakan di PN Jaktim dilakukan secara elektronik, ditegaskan di sini," tegas dia.

"Dengan segala hormat saya mohon karena saya sudah berkali kali hak saya dipenuhi,maka saya mohon dengan sangat kepada majelis hakim untuk persidangan dilakukan secara offline atau secara langsung," pungkas dia.

Sebelum Sidang, Munarman Diamankan Densus


Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri telah melimpahkan Munarman beserta barang bukti terkait kasus tindak pidana terorisme ke Kejaksaan Agung RI. Pelimpahan tersangka dan barang bukti atau tahap dua itu telah dilakukan pada 29 Oktober 2021.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan ketika itu mengatakan pelimpahan tahap dua telah diterima JPU dari Kejaksaan Agung RI.

Nantinya, JPU akan menyusun surat dakwaan sebelum akhirnya disidangkan.

"Jadi sudah diserahkan beberapa hari yang lalu dan diterima oleh jaksa penuntut umum," kata Ramadhan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 3 November 2021.(lala/*)

Editor: Nur Komalasari - Depoktoday

Tags

Terkini

X