TPNPB-OPM Sesumbar Tembak Mati 9 Prajurit TNI-Polri, Ini Rinciannya

- Selasa, 30 November 2021 | 10:59 WIB
Pasukan-KKB-Papua-640x355-1
Pasukan-KKB-Papua-640x355-1

DepokToday- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Kali ini, mereka yang dicap pemerintah sebagai KKB itu mengklaim telah berhasil menewaskan sembilan aparat TNI dan Polri.

Melansir Hops.id jaringan DepokToday.com, pernyataa itu diungkapkan KKB dalam siaran persnya yang dikutip pada Selasa, 30 November 2021.

Adapun rinciannya, pihak KKB telah menembak empat prajurit TNI. Laporan itu diterima Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM dari Panglima Kodap III Ndugama, Bridgen Egianus Kogeya.

Baca Juga: Akhirnya, Kolong Flyover Arif Rahman Hakim Ditertibkan Petugas

Terkait hal itu, Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, kontak senjata antara tentara pembebasan nasional dengan TNI terjadi di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo pada Sabtu 20 November 2021.

Dalam pertempuran itu, pasukan TPNPB-OPM mengklaim telah menembak empat prajurit TNI hingga tewas.

“Kemudian empat orang anggota lainnya TNI-Polri dari negara teroris Indonesia ditembak mati di kampung Suru-Suru,” ucap Sebby.

Baca Juga: Jangan Melulu Gunakan Obat, Ini Cara Alami Atasi Sakit Kepala

Selanjutnya pada Kamis 25 November 2021, pasukan TPNPB-OPM kembali terlibat kontak senjata di distrik yang sama. Sebby mengatakan, satu prajurit TNI kembali ditembak dalam kontak senjata tersebut.

“Pada Kamis 25 November 2021 di Suru-Suru, kembali menembak satu anggota TNI,” ujarnya.

Perang pun berlanjut pada Sabtu 27 November 2021, pasukan TNI, kata Sebby, dengan menggunakan dua unit helikopter menuju Suru-Suru dari arah Nduga.

Sebby menyebut, tujuan dikerahkan dua unit helikopter itu guna mengevakuasi prajurit yang tertembak pada tanggal 20 dan 25 November 2021 lalu.

Baca Juga: Terpidana Kekerasan Seksual di Depok Bayar Uang Restitusi ke Korban, Segini Angkanya

Lebih lanjut, Sebby mengatakan, saat itu pasukan TNI turut menembak dari atas udara. Tidak hanya siraman peluru, granat juga diarahkan ke pasukan TPNPB-OPM.

“Dari udara Indonesia menembak ke darat dengan siraman peluru, granat, bom. Namun, pihak TPNPB kodap III Derakma NDUGAMA tidak kena,” katanya.

TPNPB-OPM Lawan TNI-Polri


Pada hari yang sama, lanjut Sebby, pihaknya kembali menembak mati empat prajurit TNI dalam kontak senjata yang berlangsung di Suru-Suru. Sehingga, TPNPB-OPM mengklaim telah menembak mati sembilan prajurit TNI.

“Hari Sabtu tembak mati empat orang Teroris TNI/Polri Indonesia di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahokimo saat tumpangi dari helikopter, semua tembak mati TNI teroris dari negara Indonesia itu sembilan orang mati,” kata Sebby.

Baca Juga: Koalisi Masyarakat Sipil Meminta Pengungsi Maybrat Dipulangkan Saat Natal

Atas kontak senjata itu, masyarakat sipil mengungsi ke hutan-hutan. Tidak hanya itu, TPNPB-OPM bertanggung jawab atas serangkaian serangan yang terjadi di Distrik Suru-Suru.

Sebby mengatakan, serangan itu adalah upaya merebut kemerdekaan dari Indonesia.

“Kami terus lakukan perlawanan untuk merebut kemerdekaan Papua dari tangan pemerintah kolonial Republik Indonesia,” tuturnya. (rul/*)

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

Sadis! Balita 2 Tahun Tewas Dibanting Pacar Ibunya

Senin, 5 Desember 2022 | 12:01 WIB
X