PBNU Hingga Eks Wakil Wali Kota Kritisi Putusan Hakim PT Bandung

- Senin, 28 Juni 2021 | 16:53 WIB
Ilustrasi narkoba jenis sabu. Belum lama ini PT Bandung jadi sorotan karena membatalkan vonis hukuman mati enam terpidana sindikat narkoba internasional. (istimewa)
Ilustrasi narkoba jenis sabu. Belum lama ini PT Bandung jadi sorotan karena membatalkan vonis hukuman mati enam terpidana sindikat narkoba internasional. (istimewa)

DEPOK- Desakan hukuman mati untuk sejumlah warga negara asing (WNA) terpidana narkoba ratusan kilogram terus disuarakan sejumlah pihak. Kasus ini jadi sorotan karena hakim Pengadilan Tinggi atau PT Bandung, belum lama ini justru membatalkan vonis tersebut.

Sikap protes kali ini diungkapkan oleh Ketua Divisi Hukum LD PBNU, Mukhlis Effendi. Menurut dia, hakim harus bersikap bijak terhadap sebuah perkara yang menyangkut kemaslahatan umat.

“Ini narkoba, jumlah barang buktinya juga nggak main-main, ratusan kilogram. Mau kemana nasib bangsa jika orang seperti itu tak mendapat hukum tegas,” katanya, Senin 28 Juni 2021.

-
Ketua Divisi Hukum LD PBNU, Mukhlis Effendi (DepokToday.com)

Disisi lain, Mukhlis mengapresiasi langkah Polri yang telah berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional tersebut. Menurut dia, sudah sepatutnya terpidana itu dijatuhi hukuman mati karena jumlah barang bukti yang ditemukan cukup banyak, mencapai lebih dari 400 kilogram sabu.

“Sudah sepatutnya aparat penegak hukum harus saling mendukung dan memberi contoh yang baik. Saya salut sama Polri dan seharusnya itu dibarengi dengan putusan atau vonis yang sebanding,” tegasnya.

Baca Juga: Kecam Hakim PT Bandung, Ketua DPRD: Hukum Jangan Dibuat Mainan

Sikap protes terkaitputusan hakim PT Bandung atas hal itu juga diungkapkan oleh mantan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna.

“Ini kasus nggak main-main loh, ratusan kilo sabu. Harusnya hukum beratlah,” katanya

Menurut dia, putusan hakim akan berpengaruh besar pada nasib generasi bangsa.

“Negara berkewajiban menjadikan generasi masa depan menjadi generasi yang siap pakai, punya ilmu dan punya keahlian tentunya juga berahlak mulia.”

-
Mantan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna (DepokToday.com)

Negara, dalam hal ini hakim PT Bandung, lanjut Pradi, juga berkewajiban menjaga calon-calon penerus bangsa ini dari kejahatan barang terlarang tersebut.

“Harus tegaslah terhadap pengedar atau siapapun yang terlibat di dalamnya. Saya harap ini jadi pelajaran untuk kita agar tidak main-main dalam memberikan efek jera pelaku narkoba. Tunjukan kita adalah negara yang tak kenal komproni dan siap perang dengan barang haram tersebut,” tegasnya. (rul/*)

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

X