Kecam Hakim PT Bandung, Ketua DPRD: Hukum Jangan Dibuat Mainan

- Senin, 28 Juni 2021 | 11:45 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi. (Istimewa)
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi. (Istimewa)

DEPOK- Putusan hakim Pengadilan Tinggi Bandung yang membatalkan vonis hukuman mati terhadap enam warga negara asing (WNA), sindikat narkoba ratusan kilo gram sabu mendapat kecaman dari berbagai pihak. Kali ini, sikap protes keras itu diungkapkan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

Sebabnya, jumlah barang bukti yang dimiliki para terpidana jaringan internasional itu mencapai lebih dari 400 kilogram sabu.

“Saya merasa sedih, artinya prihatinlah terhadap putusan pengadilan yang terjadi. Narkoba ini dengan angka yang segitu besarnya sudah layak dihukum mati,” katanya saat dikofirmasi pada Senin 28 Juni 2021.

Sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga Ketua Umum Gerakan Rakyat Anti Madat (Geram), Prasetio berjanji akan menindaklanjuti putusan yang dirasa tak adil tersebut.

“Saya minta pada Pak Presiden dan KY (komisi yudisial) untuk mengkoreksi putusan tersebut, karena berapa banyak manusia yang akan jadi korban jika itu tak diungkap polisi. Saya pernah dapat 10 kilogram heroin murni, dan itu hukumanya mati.”

Ia berharap, hakim dapat bersikap bijak dengan kasus-kasus seperti ini, utamanya yang menyangkut ancaman terhadap nasib generasi bangsa.

“Jangan dong hukum dibuat mainan seperti ini. Saya mendukung hukuman mati untuk mereka. Kami (DPRD) akan mendorong dan saya akan bersurat juga kepada Pak Presiden.”

Baca Juga: INW Cium Aroma Suap Dalam Anulir Putusan Mati Terdakwa Narkotika

Menurutnya, putusan yang dilakukan hakim PT Bandung terkesan tak mendukung program pemerintah.

“Nggak menunjang program pemerintah ini kan nggak betul ini. Dari mana kok bisa dia nggak hukuman mati, dengan segitu banyak barbuknya.”

Lebih lanjut Sekretaris DPD PDIP Jakarta ini menduga, ada kejanggalan dalam putusan itu.

“Narkoba adalah musuh bangsa, siapapun dia, termasuk saya kalau terlibat hukum mati. Janganlah pengadilan bermain seperti ini dan saya bersama organisasi Geram akan turun nanti,” tegasnya. (rul/*)

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

X