Besok, Jaksa Periksa Kepala Dinas Soal Dugaan Korupsi Damkar

- Senin, 14 Juni 2021 | 20:51 WIB
Papan karangan bunga terkait dukungan melawan korupsi Damkar berjejer di gedung Kejari Depok (Depoktoday.hops.id)
Papan karangan bunga terkait dukungan melawan korupsi Damkar berjejer di gedung Kejari Depok (Depoktoday.hops.id)

CILODONG- Seksi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus), Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok masih berupaya keras mengumpulkan keterangan dari sejumlah orang terkait dugaan korupsi Dinas Pemadam Kebakaran atau Damkar.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu Murdianto mengungkapkan, pada hari ini pihaknya telah memeriksa sebanyak lima orang. Mereka rata-rata ada penyedia jasa.

Ke lima orang itu masing-masing berinisial, RM (Direktur CV. Madani Jaya), RH (Direktur CV. Asima Jaya), AR (penyedia), WN (Kabid PO) dan EN (CV. Ciarmy).

“Rencana besok akan ada pemanggilan lagi, salah satunya adalah kepala dinas,” katanya, Senin 14 Juni 2021.

Adapun surat panggilan untuk besok, lanjut Herlangga, ditujukan pada tujuh orang.

“Besok dipanggil termasuk kepala dinas. Jadi besok tujuh orang, cuma daftarnya belum tahu,” jelasnya.

Kronologi Dugaan Korupsi Damkar


Diberitakan sebelumnya, Herlangga mengaku belum bisa berkomentar banyak, termasuk saat disinggung soal potensi nilai kerugian negara terkait dugaan kasus korupsi pada dinas tersebut.

“Di Intel sekali lagi hanya ada terkait adanya dugaan melawan hukum atau tidak. Yang kita temukan adanya dugaan melawan hukum dulu. Nanti kalau ada kerugian negara bukan di ranah intel tapi di pidsus,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: 30 Dokumen Ini Jadi Kunci Intelijen Usut Dugaan Korupsi Damkar Depok?

Untuk diketahui, kasus itu kali pertama mencuat karena aksi protes Sandi Butar Butar, pegawai honorer di dinas tersebut. Sandi menyebut ada dugaan korupsi pada Dinas Damkar dan memohon agar Presiden Joko Widodo untuk turun tangan menyelesaikan persoalan ini.

Adapun hal yang jadi sorotan dalam kasus ini adalah soal pengadaan sepatu dinas atau PDL dan dugaan pemotongan dana insentif penanggulangan COVID-19.

Tak lama setelah unggahan tersebut viral, Sandi kemudian membuat laporan secara resmi. Belakangan, kasus itu juga jadi sorotan Polres Metro Depok. (rul/*)

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

Sadis! Balita 2 Tahun Tewas Dibanting Pacar Ibunya

Senin, 5 Desember 2022 | 12:01 WIB
X