Korut Luncurkan Rudal Saat Dubesnya Lagi Pidato di Amerika

Korut meluncurkan rudal (Foto: Istimewa)
Korut meluncurkan rudal (Foto: Istimewa)

DepokToday- Korea Utara atau Korut, kembali menembakan rudal misterius di lepas pantau timur negara tersebut pada Selasa, 28 September 2021. Peristiwa itu terjadi Duta Besar mereka berpidato di podium PBB, New York.

Disisitat DepokToday.com dari Sindonews, sumber militer Jepang dan Korea Selatan telah mengonfirmasi tembakan rudal tak dikenal dari Korut.

Menurut kabar NHK, pemerintah Jepang menyebut misil yang diuji tembak itu kemungkinan rudal balistik.

Namun media Korea Selatan, Yonhap News, melaporkan bahwa Pyongyang menembakkan setidaknya satu proyektil tidak dikenal ke Laut Timur atau dikenal sebagai Laut Jepang.

Baca Juga: Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Depok Sampai Oktober

Terkait hal itu, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan belum memberikan rincian lain tentang peluncuran misil Pyongyang tersebut.

Sejumlah laporan tentang uji coba misil atau rudal Korut telah menyebar tepat ketika Dubes Korut untuk PBB, Kim Song, naik podium, menyampaikan pidato di hadapan Majelis Umum PBB.

Korut dan Alasan Tembak Rudal

Dalam pidatonya itu, Kim Song berulang kali mengutuk apa yang dia sebut sebagai “kebijakan bermusuhan” AS dan negara-negara sekutunya terhadap Pyongyang, termasuk penempatan ribuan tentara Amerika di Korea Selatan.

“Kebijakan bermusuhan AS terhadap DPRK menemukan ekspresinya yang paling jelas dalam ancaman militernya terhadap kami,” katanya, menggunakan akronim untuk nama resmi negaranya, Republik Rakyat Demokratik Korea.

“Tidak ada satu pun pasukan asing, tidak ada satu pun pangkalan militer asing yang ada di wilayah DPRK. Namun, di Korea Selatan, hampir 30.000 tentara AS ditempatkan di berbagai pangkalan militer, mempertahankan postur perang untuk mengambil tindakan militer terhadap DPRK setiap saat,” timpalnya lagi.

Baca Juga: Lanjutan Sidang Hoax Babi Ngepet Hari Ini, PN Depok Hadirkan Saksi Kunci

Lebih lanjut Kim Song mencatat, bahwa Korut tidak pernah melakukan satu pun latihan militer di dekat wilayah AS, Washington telah secara teratur menggelar “demonstrasi militer yang bersifat mengintimidasi” di semenanjung Korea dan di perairan Korea bersama dengan pemerintah di Seoul selama beberapa dekade terakhir.

Diplomat itu juga menyatakan bahwa sementara banyak negara anggota PBB percaya bahwa antagonisme dengan Amerika Serikat semata-mata berasal dari kepemilikan senjata nuklir Korea Utara, ia berpendapat bahwa bukan itu masalahnya, karena kebijakan permusuhan dimulai jauh sebelum Pyongyang mengembangkan senjata nuklirnya sendiri.

Baca Juga: Viral, Gerbong KRL Kebanjiran, Warganet: Awas Nyetrum

Data yang dihimpun menyebutkan, peluncuran rudal Korut terbaru yang dilaporkan dapat menandai uji coba senjata utama keenam Pyongyang yang dilakukan sejauh ini pada tahun 2021.

Awal bulan ini, media pemerintah Korea Utara melaporkan keberhasilan peluncuran amunisi baru, yang mengikuti serangkaian tes senjata pada minggu-minggu sebelumnya, yang dilaporkan melibatkan rudal jelajah jarak jauh yang baru dikembangkan. (rul/*)