Korut Ledek Rudal Korsel: Diibaratkan Seperti Bayi

Ilustrasi Korut ledek rudal Korsel. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Korut ledek rudal Korsel. (Foto: Istimewa)

DepokToday- Salah satu petinggi militer Korea Utara (Korut) meremehkan rudal balistik yang dilucurkan kapal selam Korea Selatan (Korsel). Misil tersebut diibaratkan seperti bayi yang belum sempurna.

Dilansir dari sindonews.com, Pyongyang memperingatkan bahwa perkembangan kapal selama Kosel hanya akan menyalakan kembali ketegangan lintas batas.

Baik Korut dan Kosel telah mengembangkan senjata yang semakin canggih di tengah upaya yang terhenti untuk meredakan ketegangan di semenanjung Korea.

Kedua negara itu bahkan sama-sama menguji coba rudal balistik pekan lalu dan membuat kondisi negara tersebut kembali bersitegang.

Bahkan, Kepala Akademi Ilmu Pertahanan Nasional Korut, Jang Chang Ha, meledek rudal balistik yang diluncurkan Kosel.

Baca Juga: Ganjil Genap di Depok Berlaku Oktober, Netizen: Masih Ingat Tuhan?

Dalam sebuah komentar di media pemerintah KCNA, Jang mengatakan bahwa foto-foto media dari rudal Korsel terbaru menunjukkannya sebagai senjata ceroboh yang bahkan tidak berbentuk SLBM.

Menurut Jang, rudal itu tampaknya merupakan versi rudal balistik surface-to-surface Hyunmoo dengan hulu ledak yang sebagian merupakan tiruan dari K-15 SLBM India.

Jang menilai, bahwa Korea Selatan belum mencapai teknologi kunci untuk peluncuran bawah air termasuk analisis aliran fluida yang rumit.

“Singkatnya, itu harus disebut pekerjaan yang kikuk,” katanya dikutip pada Selasa 21 September 2021.

“Jika itu memang SLBM, itu hanya akan berada dalam tahap bayi yang belum sempurna,” sambungnya, seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Ngaku Pernah Dugem dan Minum Alkohol, Kaesang Pangarep: Namanya Juga Anak-anak

Jang menganggap, senjata Korsel itu belum mencapai fase di mana ia memiliki nilai strategis dan taktis dan dengan demikian akan menimbulkan ancaman bagi Korut. Namun, dia mempertanyakan maksud dari pengembangan rudal yang sedang berlangsung di Korsel.

“Upaya antusias Korsel untuk meningkatkan sistem persenjataan kapal selam jelas menandakan ketegangan militer yang meningkat di semenanjung Korea,” tuturnya.

“Dan pada saat yang sama, itu membangunkan kita lagi dan membuat kita yakin akan apa yang harus kita lakukan.”

Korut dan Korsel Memanas

Komentar Jang muncul beberapa hari setelah Kim Yo-jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mencemooh Korea Selatan karena mengkritik Korea Utara atas apa yang dia katakan sebagai langkah-langkah pertahanan rutin saat mengembangkan misilnya sendiri.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Korsel memilih enggan menanggapi komentar atas ledekan yang dilontarkan Pyongyang.

Baca Juga: Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Depok Hari Ini, Selasa 21 September 2021

Untuk diketahui, Korea Utara terus mengembangkan sistem pertahanan senjatanya, dengan meningkatkan taruhan untuk pembicaraan yang bertujuan membongkar persenjataan nuklir dan rudal balistiknya dengan imbalan pencabutan sanksi Amerika Serikat.

Negosiasi, yang diprakarsai antara Kim Jong-un dan mantan presiden AS Donald Trump pada 2018, telah terhenti sejak 2019. (rul/*)