Korban Tewas Akibat Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah, Ini Datanya

Insiden kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang (Foto: Istimewa)
Insiden kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang (Foto: Istimewa)

DepokToday- Korban tewas akibat kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang jumlahnya kian bertambah. Sedangkan sejumlah korban lainnya hingga kini masih menjalani perawatan medis di RSUD Tangerang.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, jika korban sebelumnya 41 orang, nah kabar terbaru menyebut, jumlah narapidana yang tewas bertambah sehingga totalnya menjadi 43 orang.

Informasi itu disampaikan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Rika Apriyanti. Ia mengaku, ada dua korban lagi yang tewas dalam kejadian tersebut.

Dengan demikian, kini korban tewas kebakaran Lapas Tangerang menjadi 43 orang. Adapun, seperti disitat Detik, dua korban tewas tambahan lain datang dari mereka yang sebelumnya dirawat intensif di rumah sakit.

“Betul (dua orang meninggal dunia),” katanya, Kamis, 9 September 2021.

Baca Juga: Berkaca dari Kasus Lapas Tangerang, Kondisi Rutan Depok Jadi Sorotan

Menurut Rika, dua orang napi korban tewas sebelumnya menderita luka bakar bersama enam orang lainnya. Mereka tercatat dirawat di RSUD Tangerang.

Namun sayangnya, Rika belum menyebut identitas dua orang yang meninggal dunia itu.

Daftar Korban Kebakaran Lapas Tangerang yang Dirawat

Sementara itu, Dirut RSUD Kabupaten Tangerang drg Naniek Isnaini mengatakan saat ini ada delapan narapidana korban kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang yang masih menjalani perawatan. Para korban mengalami luka berat dan dalam kondisi sadar.

Berikut identitasnya yang kesemuanya lelaki dengan usia 27 sampai 51 tahun:

1.Nasrudin

2.Hadiyanto

3.Iwan setiawan alias Wanted

4.Tino Yuliarto

Baca Juga: Terpopuler DepokToday, 9 September 2021: Australia Benamkan Vietnam, Ultimatum Warga Sipil

5.Timothy Jaya

6.Mardani alias Danir

7.Hariyanto alias Bule

8.Adam Maulana

Penyebab Kebakaran

Penyebab kejadian kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang hingga saat ini masih belum bisa dipastikan. Namun, menurut keterangan sejumlah saksi, kemungkinan api menyala setelah terjadi korselting listrik.

“Indikasi awal Kapolda Metro masih di lapangan, Ditjen Lapas juga masih olah TKP, ini kita masih cari, kata saksi ada konsleting listrik, masih nunggu keterangan ahli,” kata Kabid Humas Mabes Polri, Kombes Pol Yusri Yunus.

Baca Juga: Lapas Tangerang Over Kapasitas, Begini Kondisi Para Napi Sebelum Kebakaran

Sementara untuk dugaan lain terkait penyebab kebakaran, pihaknya belum bisa bicara. Mengingat, saat ini fokus mereka masih menyelamatkan korban yang dirasa lebih fatal.

“Masih sangat dini sekali, karena tim olah TKP baru melaksanakan programnya, kita menyelamatkan dulu, karena kan lebih fatal,” tegasnya. (rul/*)