Komplotan Preman Depok Ini Sedih Dicomot Jaguar

Pelaku dugaan pemalakan (istimewa)

CIPAYUNG– Tim Jaguar Polres Metro Depok berhasil membekuk dua pria, pelaku pemalakan yang aksinya viral di media sosial (medsos). Adapun sasaran para pelaku yakni sejumlah sopir angkutan kota atau angkot.

Berdasarkan video rekaman yang diunggah melalui medsos, kedua pelaku melancarkan aksinya dengan cara berboncengan menggunakan sepeda motor dan berhenti di tengah jalan sambil meminta uang kepada sejumlah sopir angkot yang melintas.

Namun tak butuh waktu lama, Tim Jaguar akhirnya berhasil meringkus kedua bandit jalanan itu di tempat persembunyiannya di kawasan Jembatan Serong, Depok. Dari hasil penyelidikan terungkap, para pelaku yakni Sopyan (40 tahun) dan Manullang (37 tahun). Pada petugas keduanya berdalih, aksinya dilakukan lantaran kepepet, tak punya uang untuk beli bensin

“Itu yang dimintain temen saya, saya kenal juga itu sama – sama supir angkot. Itu juga saya minta uang enggak maksa. Minta dua ribu untuk beli bensin,” kata Manullang dengan nada memelas, Selasa 14 Januari 2020

Pelaku juga membantah jika dirinya anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan uang yang diminta untuk disetorkan kepada orang lain. “Saya bukan anggota ormas juga, cuma simpatisan.”

Sementara itu, Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah menuturkan, keduanya ditangkap lantaran banyak warga yang merasa resah. “Meskipun uangnya hanya dua ribu, empat ribu tapi dia rutin di situ memeras orang. Jadi meskipun nominalnya tidak besar tapi meresahkan jadi kami amankan,” jelasnya

Akibat perbuatannya itu, para pelaku bakal dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Namun polisi akan terus mendalami kasus ini.

“Ada indikasi ini bukan pertama kali mereka beraksi. Tapi masih kami cari bukti ya karena sejauh ini baru satu bukti, yaitu video yang viral.” (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here