Kodim dan KCD Inisiasi Vaksinasi ke Sekolah, Targetnya Segini Banyak

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar bersama Dandim 0508 Depok, Kolonel Inf Agus Israk Miraj saat meninjau vaksinasi di wilayah Pancoran Mas. (DepokToday.com)
Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar bersama Dandim 0508 Depok, Kolonel Inf Agus Israk Miraj saat meninjau vaksinasi di wilayah Pancoran Mas. (DepokToday.com)

DepokToday – Kegiatan jemput bola vaksinasi ke sekolah kepada siswa mulai dilaksanakan, pada Senin 2 Agustus 2021. Kegiatan kali ini dilakukan di Yayasan Pendidikan Budi Insan Cendekia Depok.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) wilayah II Made Supriatna menyebutkan, kegiatan vaksinasi kepada siswa yang dilaksanakan dengan sistem jemput bola ini, sebagai salah satu cara mempercepat vaksinasi kepada warga Depok.

“Ini gagasan yang paling utama juga dari Kodim 0508/Depok. Kami sudah diskusi, dari Kodim sendiri targetnya goes to shcool. Jadi akan menjemput bola ke sekolah-sekolah dan ini akan menjadi terobosan baru sehingga percepatan vaksinasi di Jawa Barat khususnya Depok ini bisa tercapai,” kata Made di sela kegiatan.

Pihaknya menargetkan, vaksinasi ke sekolah ini dapat menyentuh sebanyak 20 ribu siswa yang mendapat vaksin secepat mungkin. Dengan program vaksinasi usia mulai 12 tahun, saat ini sudah ada 2.500 siswa yang menjalani program ini.

Made mengatakan, program percepatan vaksin, khususnya bagi siswa ini merupakan salah satu cara untuk mempercepat sekolah tatap muka di Kota Depok.

Baca Juga: Kedatangan 300 Paket Obat, Kodim 0508/Depok Siap Distribusikan ke Pasien Isoman, Begini Alurnya

“Nanti kita lihat berapa persen yang siap melakukan tatap muka. Karena seperti yang tadi disampaikan oleh panitia penyelenggara hari ini ada beberapa siswa yang tidak bisa dilaksanakan vaksin karena terpapar Covid-19,” jelas dia

Di lokasi sama, Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Agus Isrok Mikraj mengatakan, kegiatan vaksin kepada siswa di Yayasan Pendidikan Budi Insan Cendekia menjadi salah satu contoh yang baik kegiatan vaksinasi serupa di lokasi lain. Sebab, kegiatan dilakukan dengan tertib tanpa adanya kerumunan.

“Bisa dijadikan role model ya. Sesuai dengan protokol kesehatan, tidak ada penumpukan,” ungkap dia. (lala/*)