KKB Bakar Rumah Sakit dan Buru TNI yang Sembunyi di Hutan Papua

Pasukan kalajengking hitam yang diturunkan cegat pasokan senjata KKB (Foto: Istimewa)
Pasukan kalajengking hitam yang diturunkan cegat pasokan senjata KKB (Foto: Istimewa)

DepokToday- Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB kembali melancarkan serangan ke Pos TNI di wilayah Intan Jaya, Papua. Tak hanya itu, pasukan yang dicap sparatis oleh Pemerintah Indonesia ini juga telah membakar rumah sakit dan pos aparat.

Melansir Hops.id jaringan DepokToday.com, Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom memastikan bahwa kebakaran di rumah sakit dan pos TNI di Intan Jaya merupakan ulah kelompok yang dikepalai oleh Aple Kobogau dan Aven Kobogau.

Baca Juga: Berlaku 2 Minggu, Ini Jam dan Lokasi Operasi Zebra 2021 di Kota Depok

Bahkan, mereka mengklaim sedang memburu pasukan TNI yang sedang bersembunyi atau ngumpet di dalam hutan. Menurut Sebby, peristiwa pembakaran dan penyerangan Pos TNI itu terjadi pada Minggu, 14 November 2021.

Sempat terjadi kontak senjata antara KKB dengan aparat TNI-Polri. Sebby Sambom mengungkapkan, pembakaran rumah sakit itu bermula dari TPNPB-OPM atau yang dicap pemerintah sebagai KKB, mencari prajurit TNI yang bersembunyi di dalam hutan.

Namun secara tidak sengaja, salah satu anggota TPNPB-OPM membakar rumput sehingga kebakaran meluas, termasuk menyambar ke Pos TNI.

“Membakar pos anggota TNI yang sedang bersembunyi sehingga anggota TNI keluar dan saling baku tembak dengan anggota TPNPB-OPM,” kata Sebby dalam laporannya yang diterima jaringan Hops.id (Suara), Senin, 15 November 2021.

Aksi Brutal KKB

Selain Pos TNI, TPNPB-OPM juga disebut membakar satu rumah sakit yang baru dibangun.

Sontak kontak senjata tidak dapat terelakan dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Kapolri Jenguk Tiga Anggota Brimob yang Terluka Karena KKB

Kendati demikian, Sebby menyebut pihaknya belum mengetahui apakah ada korban jiwa akibat dari kontak tembak tersebut.

“Selain itu juga di tempat yang sama anggota TPNPB OPM berasil membakar satu rumah sakit yang baru di bangun, dan terjadi kontak senjata,” ucap Sebby.

“Di tengah kontak senjata tersebut kami belum memastikan anggota TPNPB-OPM atau masyarakat sipil yang terkena tembakan,” tandasnya. (rul/*)