KIPOP Jadi Syarat Masuk Kota Depok Selama PPKM Darurat

Petugas melakukan penjagaan di sejumlah lokasi penyekatan PPKM Darurat (DepokToday.com)
Petugas melakukan penjagaan di sejumlah lokasi penyekatan PPKM Darurat (DepokToday.com)

DEPOK – Surat Tanda Registrasi Pekerja atau STRP tidak berlaku di Kota Depok. Bagi yang tetap menjalankan aktifitas pekerjannya selama masa PPKM Darurat, harus memegang Kartu Identitas Pekerja Sektor Prioritas atau KIPOP.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dadang Wihana mengatakan, KIPOP adalah syarat untuk melakukan perjalanan bagi pekerja yang dikecualikan selama masa pemberlakuan PPKM Darurat.

“Bagi para pekerja di sektor esensial dan sektor kritikal di wilayah Kota Depok, agar melengkapi dan juga dilapangan menunjukkan Kartu Identitas Pekerja Sektor Prioritas (KIPOP),” kata Dadang kepada wartawan Senin 12 Juli 2021.

Baca Juga: Hari Pertama Aturan Baru Naik KRL, Banyak yang Kecewa

Dadang menegaskan, KIPOP berlaku bagi seluruh pekerja sektor esensial dan kritikal yang kantornya tersebar di Kota Depok.

“Untuk ke wilayah luar Depok disesuaikan dengan kebijakan daerah yang dituju misalnya untuk wilayah Jakarta (tetap) harus mengurus STRP,” kata Dadang.

Aturan Baru PPKM Darurat

Dadang mengatakan, kebijakan itu dikeluarkan dalam rangka menertibkan masyarakat sekaligus menekan angka mobilitas di masa PPKM Darurat ini.

“Semoga warga atau pekerja (sektor esensial dan kritikal) yang melakukan perjalanan itu bisa lancar dengan menunjukkan identitas atau surat yang sudah ditetapkan didalam PPKM Darurat,” kata Dadang.

Baca Juga: Berkaca PSBB, Aplikasi PLN Mobile Jadi Andalan Selama PPKM Darurat

Dadang mengatakan, untuk pengurusan KIPOP dapat dilakukan di Dinas Tenaga Kerja Kota Depok dengan persyaratan yang telah ditentukan.

“KIPOP bisa diurus langsung ke Dinas Tenga Kerja Kota Depok sesuai dengan prosedural yang berlaku,” kata Dadang.

Kecuali Nakes

Lebih jauh Dadang mengatakan, bagi tenaga kesehatan di Kota Depok diberikan kelonggaran tidak perlu memegang KIPOP, melainkan hanya cukup menunjukkan ID Card tempatnya bekerja baik itu di rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

“Untuk di wilayah Kota Depok, bagi tenaga kesehatan cukup menunjukkan id card dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan dimana dia bekerja,” kata Dadang.

Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan telah menetapkan surat sakti yang dapat digunakan untuk dapat lolos dari penyekatan petugas yakni Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Surat ini seharusnya bisa berlaku bagi seluruh wilayah aglomerasi jabodetabek. (ade/*)