Kiai Mukhlis Hadiri Puncak Harlah ke-98 NU di Masjid Istiqlal

Puncak Harlah 98 NU
Ketua Umum PBNU, K.H. Said Aqil Siroj, memberikan sambutan di Puncak Harlah 98 NU. (Foto: Istimewa)

JAKARTA—Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-98 Nahdlatul Ulama (NU) di Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 27 Februari 2021.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rais Aam PBNU, K.H. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU, K.H. Said Aqil Siroj, dan seluruh jajaran pengurus PBNU, serta pengurus lembaga salah satunya Ketua Divisi Hukum dan Advokasi LD PBNU, K.H. Mukhlis Effendi, dan badan otonom.  Hadir pula Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Puncak Harlah 98 NU Istiqlal
Suasana pembacaan doa. (Foto: Istimewa)

Dilansir NU Online, puncak Harlah NU yang bertema Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan ini berlangsung dengan protokol kesehatan ketat.

Bertepatan dengan acara ini, PBNU meluncurkan NU Online Super App yang berisi beragam fitur layanan keagamaan. NU Online Super App merupakan pengembangan NU Online versi mobile.

DIBACA JUGA: https://depoktoday.hops.id/divisi-hukum-ld-pbnu-paparkan-delapan-program-dalam-agenda-rapat-kerja/

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kehadiran aplikasi layanan keagamaan ini.

Menurutnya, layanan digital berbasis aplikasi telah menjadi kebutuhan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi, termasuk dalam hal ibadah umat Islam sehari-hari.

Kiai Said berharap NU Online Supper App memberi manfaat besar tak hanya bagi warga NU, tapi juga umat Islam secara umum.

“Aplikasi ini merupakan servis terbesar dan pelayanan terbesar untuk warga NU agar semuanya dapat mengakses dengan mudah berbagai amalan ibadah sehari-hari,” kata Kiai Said.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang turut hadir dalam acara ini juga menyambut baik kehadiran NU Online Super App dan youtube TVNU Nahdlatul Ulama.

“Selamat diluncurkannya TVNU dan Super App (NU Online). Ini betul-betul masuk abad 21. Jadi kalau ada yang tanya, apakah NU sudah tua? Maka jawab NU masih muda dan perjalanannya masih panjang di kemudian hari,” ucap Anies seperti dikutip NU Online.

“Selamat Harlah (ke-98 NU). Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan ridha-Nya atas semua ikhtiar kemajuan yang dilakukan NU,” sambungnya.

(Sumber: NU Online)