Keterisian Tempat Tidur RS Jawa Barat Turun, Depok Angkanya Segini

dr Siti Nadia Tarmidzi. (Istimewa)
dr Siti Nadia Tarmidzi. (Istimewa)

DEPOK – PPKM Darurat lebih dari dua pekan dilaksanakan. Usaha untuk mengurangi kasus positif COVID-19 pelan-pelan berdampak kepada angka keterisian tempat tidur di rumah sakit yang turun.

Hal itu dapat terlihat dari data yang disajikan Kementerian Kesehatan atau Kemenkes. Termasuk di Jawa Barat, dua provinsi mengalami penurunan Bed Occupancy Ratio (BOR).

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah menurun sampai di bawah 80 persen sehingga kapasitas respons perawatan yang semula terbatas menjadi sedang.

“Sementara provinsi Bali dimana BOR terjadi peningkatan walau masih di bawah 80 persen. Provinsi Kalimantan Timur menjadi satu satunya provinsi di luar Jawa Bali dengan tingkat keterisian pada angka 81 persen,” sebut dia dilansir dari situs pemerintah covid-19.go.id, Jumat 23 Juli 2021.

Namun, seluruh provinsi di Jawa-Bali kata dia, masih ada di situasi level 4, baik untuk seluruh maupun sebagian kabupaten/kota.

Nadia menyebut, Bed Occupancy Rate (BOR) DKI Jakarta menurun dibandingkan minggu lalu yang mencapai 92 persen. Saat ini pada angka 84 persen dengan distribusi mulai dari 78,5 persen di Jakarta Utara, sampai 94,2 lerseb di Jakarta Barat. “Jumlah tempat tidur masih terus bertambah,” ujarnya.

Tempat Tidur RS Jawa Barat

Baca juga: Satgas COVID-19 Sebut Seminggu Kebelakang Kasus Positif Turun 40 Persen

Untuk provinsi Jawa Barat angka keterisian menurun dari 89 persen dari minggu lalu, menjadi 79 persen. Hampir seluruh kabupaten/kota melaporkan penurunan BOR.

Namun BOR tertinggi (90 persen ) adalah di Kabupaten Ciamis yang memiliki 118 tempat tidur, dan terendah adalah Kabupaten Garut (46, perseb) dari 761 tempat tidur.

Sementara BOR di provinsi Jawa Tengah terjadi keterisian tempat tidur turun dari 86 persen menurun hingga 78 persen, di kebanyakan kabupaten atau kota di Jawa Tengah menurun atau relatif tetap dibandingkan minggu sebelumnya, dengan pengecualian Kabupaten Pekalongan yang mengalami peningkatan BOR dari 77,6 persen menjadi 82,9 persen.

Walaupun jumlah tempat tidur sudah bertambah menjadi 98 dari minggu sebelumnya sebanyak 87.

Sedangkan untuk keterisian tempat tidur RS di Depok, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Novarita menyebutkan, Bed Occupancy Ratio (BOR) ICU rumah sakit yang ada di Depok saat ini masih diangka 90 persen.

Hal ini tentunya masih menunjukan penambahan kasus yang tinggi jika dibandingkan dengan ketersediaan tempat tidur. “Ini kan masih sepekan PPKM Darurat. Belum ada penurunan BOR yang besar, kita harapkan nanti bisa turun (BOR),” ungkap dia belum lama ini. (lala/*)