Keterisian Bed Tempat Isolasi Terpusat Turun, PSJ Kini Jadi Tempat Nakes

Kordinator Relawan COVID-19 Depok, Denny Romulo menunjukan Asrama UI sebagai lokasi isolasi pasien. (Istimewa)
Kordinator Relawan COVID-19 Depok, Denny Romulo menunjukan Asrama UI sebagai lokasi isolasi pasien. (Istimewa)

DepokToday – Jumlah pasien positif COVID-19 yang menjalani isolasi terpusat di Wisma Makara UI terus mengalami penurunan. Berdasarkan data yang berhasil didapat, saat ini jumlah pasien yang menjalani Isoman berada di bawah 80 persen.

Data yang berhasil didapat dari Bidang Penaggulangan Bencana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok pada Rabu 28 Juli itu menyebutkan, untuk tempat isolasi Wisma Makara UI I, dari kapasitas 110 plus 12 bed, jumlah keterisian tempat tidur sebanyak 84 atau 76,36 persen bed.

Sedangkan untuk tempat isolasi terpusat di Wisma Makara UI II atau Asrama UI, dari kapasitas 233 tempat tidur, keterisian tempat tidur per Selasa 27 Juli berjumlah 63 bed dengan presentasi sebanyak 27,28 persen.

Untuk Pusat Studi Jepang (PSJ) yang sebelumnya digunakan sebagai tempat isolasi terpusat, kini diubah menjadi asrama Tenaga Kesehatan. Kabid Penaggulangan Bencana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Denny Romulo mengatakan, hal itu dilakukan karena bed yang ada di PSJ hanya berjumlah 32 orang.

“Di PSJ bed berjumlah 32 dan penambahan bed di Wisma Makara UI II ada 233,” sebut dia, Rabu 28 Juli 2021.

Baca Juga: Mewah Banget, Kini Anggota DPR RI Bisa Isoman di Hotel Berbintang

Sebagaimana diketahui, keterisian bed RS di Depok mengalami penurunan menjadi 85 persen. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok.

Presentasi keterisian tempat tidur ini jauh berkurang dari yang sebelumnya di atas 95 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita. Angka BOR yang sudah menurun kata dia, disebabkan karena strategi penambahan bed di sejumlah rumah sakit di Depok yang telah dilakukan.

Total saat ini, sudah ada 1.077 unit bed isolasi. Sedangkan bed ICU sudah mencapai 137 bed. “Penambahan kita lakukan sebanyak 40 persen,” terang Novarita dilansir Sabtu 25 Juli 2021. (lala/*)