Keterisian Bed Melonjak, 3 RS Ditunjuk Khusus Tangani Pasien COVID

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok bersama aparat terkait melakukan pemeriksaan rapid test antigen pada para pemudik yang kembali ke Kota Depok. (Foto: Depoktoday.com)
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok bersama aparat terkait melakukan pemeriksaan rapid test antigen pada para pemudik yang kembali ke Kota Depok. (Foto: Depoktoday.com)

DEPOK – Kasus yang terus meningkat membuat keterisian tempat tidur atau bed  mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Dilansir dari website Kementerian Kesehatan pada Minggu 27 Juni, Pemerintah lewat Kemenkes menetapkan 3 rumah sakit sebagai RS khusus COVID-19 agar ketersediaan tempat tidur bagi pasien COVID-19 terjaga.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi telah mengatakan. Adanya tingginya lonjakan kasus konfirmasi positif COVID-19 menyebabkan keterisian tempat tidur di rumah sakit mengalami peningkatan.

Pada 24 Juni 2021 sudah tersedia 94.420 tempat tidur atau keterisian bed untuk isolasi maupun ruang perawatan untuk kasus infeksi.

Baca juga :Pecah Rekor Penambahan Kasus COVID-19, Indonesia Ke-5 di Dunia

Tetapi, di sisi lain rata-rata nasional angka keterisian tempat tidur adalah 67-68 persen. Di beberapa daerah angka keterisian tempat tidur malah lebih tinggi hingga mencapai angka 80 persen.

”Kita melihat di Yogyakarta dan di Jawa Tengah itu sudah mencapai 85%, di Banten itu 87 persen, dan di DKI Jakarta itu mencapai 90 persen,” kata Nadia.

Melihat kondisi kapasitas keterisian tempat tidur cukup tinggi, terutama di daerah Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: Menkominfo Ingatkan Bahaya Pamer Kartu Vaksinasi COVID-19

Kementerian Kesehatan menunjuk 3 rumah sakit vertikal yang berada langsung di bawah kewenangan Kementerian Kesehatan untuk dikhususkan sebagai RS perawatan pasien COVID-19.

Rumah sakit tersebut antara lain RSUP Fatmawati, RSPI Sulianti Saroso, dan RSUP Persahabatan. ”Diharapkan dengan mengkonversi ketiga rumah sakit itu menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan kasus COVID-19 ini akan membantu menambah persediaan tempat tidur,” ucap Nadia. (lala/*)