Kesembuhan Kasus Positif Corona di Depok Meningkat

Menelisik harta kekayaan Wali Kota Depok, Mohammad Idris (DepokToday.com)
Menelisik harta kekayaan Wali Kota Depok, Mohammad Idris (DepokToday.com)

MARGONDA-Angka kesembuhan pasien positif Corona Virus Disease 2019 (2019) di Kota Depok terus meningkat. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Jumat (29/5/2020), pasien sembuh bertambah 17 orang menjadi menjadi 214 orang atau 38,8% dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada di Kota Depok.

“Angka kesembuhan ini menjadi harapan kita semua, maka dari itu diharapkan seluruh warga masyarakat memberikan dukungan kepada warga yang terdampak Covid-19, baik berupa dukungan moril, motivasi, maupun do’a kesembuhan. Selain itu, diharapkan tidak memberikan stigma negatif kepada warga dan keluarga yang terdampak,” ungkap Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Selain angka kesembuhan, kasus OTG yang selesai pemantauan bertambah 34 orang menjadi 1.064 orang, kasus ODP yang selesai pemantauan bertambah 92 orang menjadi 2.634 orang dan kasus PDP yang selesai pengawasan bertambah 25 orang menjadi 922 orang.

“Penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak 4 kasus. Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI,” katanya.

Sedangkan untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 81 orang, terdapat penambahan dibandingkan hari sebelumnya, yaitu sebanyak 1 orang.

“Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI,” jelasnya.

Lebih lanjut diutarakanya, perlu diketahui bahwa pengelolaan data surveillans COVID-19 Kota Depok, telah menggunakan bantuan teknologi informasi melalui APLIKASI PICODEP (PUSAT INFORMASI COVID-19 DEPOK).

“Sumber datanya berasal dari Kementerian Kesehatan, Dinkes Provinsi Jawa Barat, Dinkes Provinsi Jabar, Dinkes se-Jabodetabek, Laboratorium tersertifikasi yang melakukan SWAB PCR, Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik, Masyatakat melalui 11 dan 119, serta Pengisian Form Penyelidikan Epidemiologi secara mandiri oleh masyarakat,” paparnya.

Data surveillans tersebut, katanya lahi, dilakukan validasi terlebih dahulu oleh Tim Surveillans Kota Depok dan selanjutnya masuk di bank data PICODEP.

“Artinya data yang terkumpul dan diolah adalah data yang bersumber dari berbagai pihak, sehingga bersifat komprehensif dan lengkap, disajikan secara online,” tuturnya.

Hingga hari ini, terdapat 7 Kelurahan yang seluruh kasus konfirmasi positif telah sembuh, yaitu 3 kelurahan bebas covid-19 (tidak ada kasus konfirmasi, OTG, ODP, PDP) dan 4 kelurahan bebas kasus konfirmasi positif tetapi masih ada kasus ODP, OTG dan PDP.

“Semoga kondisi ini bisa tetap dipertahankan dan diawasi agar tidak muncul kembali kasus-kasus baru,” jelasnya.

(eru)