Kesal Depok Kerap Dibully, Istri Wali Kota Salahkan Media

Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama sang istri, Elly Farida. (Foto: Istimewa)
Wali Kota Depok, Mohammad Idris bersama sang istri, Elly Farida. (Foto: Istimewa)

DepokToday- Istri Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Elly Farida melontarkan kritik keras pada media. Menurutnya, awak jurnalis tidak objektif terhadap sebuah pemberitaan hingga membuat citra kota penyangga Jakarta ini terkesan negatif.

Wanita yang akrab disapa Bunda Elly ini mengatakan, media itu adalah corong dalam sebuah kegiatan. Namun yang ada justru sebaliknya, terkesan sarat akan kepentingan politik.

“Nah ini yang kita mencoba media agar media mendekatlah. Sekarang ini Pilkada sudah usailah dengan berbagai kepentingan-kepentingan politik,” katanya dikutip DepokToday.com dari salah satu akun YouTube depoktren, pada Kamis 14 Oktober 2021.

Istri Wali Kota Depok Sindir Media Lewat Babi Ngepet

Menurut Elly Farida, yang terjadi saat ini awak jurnalis kurang objektif dalam menyajikan sebuah berita sehingga Depok terkesan negatif dimata publik.

“Seyogyanya media masuk untuk memberikan suatu pemberitaan yang sehat dan objektif pada masyarakat agar masyarakat tuh mengenal bahwa Depok nggak selalu buruk, negatif, dan lain sebagainya,” kata dia.

Baca Juga: Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal, Begini Kondisi Para Pegawainya

“Ntar kalau berita tentang babi ngepet wah baru ramai. Sementara berapa banyak prestasi yang sudah dilakukan, kemudian kerja-kerja yang sudah dikerjakan ini yang sekali waktu lihatlah dari dekat,” timpalnya lagi.

Elly Farida menilai, jika media baik tentunya Pemerintah Kota Depok akan sangat berterimakasih.

“Insya Allah kalau kita baik, kita juga kan berterimakasih atas segala hal yang telah dilakukan,” ujar istri wali kota tersebut.

Baca Juga: COVID-19 di Depok Semakin Membaik, Dirawat di Rumah Sakit Sisa 24 Pasien

Lebih lanjut menurut wanita yang menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Depok itu, pemerintah daerah saat ini telah berusaha keras dan merangkul semua pihak, termasuk para kader-kader PKK.

“Kami berharap jaringan kami smakin baik dan menyuarakan apa yang telah kami lakukan.” (rul/*)