Kerahkan Ratusan Personel, Kapolres Sebut Depok Zona Merah

Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar bersama Juru Bicara GTPPC Kota Depok Dadang Wihana. (DepokToday.com)
Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar bersama Juru Bicara GTPPC Kota Depok Dadang Wihana. (DepokToday.com)

DEPOK- Sejak malam ini, Kota Depok disebut berstatus zona merah atau resiko tinggi penyebaran COVID-19. Hal itu disampaikan Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar saat memimpin apel gabungan operasi yustisi di Mapolrestro Depok, pada Selasa malam, 22 Juni 2021.

Operasi yustisi ini sebagai langkah nyata kebijakan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat yang mulai dilaksanakan. Razia ke sejumlah lokasi pun dilakukan aparat gabungan.

“Pada malam hari ini kita melaksanakan apel yustisi yang terdiri dari TNI, Pemda, Dishub dan Satpol PP. Kita melakukan operasi yustisi dari mulai apel ini sampai jam sembilan tujuannya membackup SK Wali Kota tentang pengetatan PPKM,” sebut Imran.

Operasi yustisi terkonsentrasi pada dua titik jalan yang dinilai padat dan juga jalan yang menjadi perbatasan Depok dengan wilayah lainnya, seperti, Jalan Margonda Raya hingga jalan Komjen Pol M Jasin atau Akses UI.

“Maksudnya dari jam sembilan sampai jam empat pagi itu kita mengurangi kegiatan masyarakat. Itu di dua titik dari jam sembilan sampai jam empat pagi,” jelas dia.

Sanksi Ketika Zona Merah

Baca juga : COVID Didominasi Klaster Keluarga, Presiden Instruksikan PPKM Mikro

Bentuk pengetatan yang dilakukan yaitu, meminta tempat usaha untuk tutup hingga batas waktu yang ditentukan, serta melarang warga untuk keluar rumah jika memang tidak ada kegiatan yang penting.

“Kita melarang kegiatan masyarakat yang tidak perlu, kalau tidak urgen ya kita perintahkan kembali,” kata Imran.

Dalam gelaran operasi yustisi ini, pihaknya juga tidak segan memberikan sanski kepada masyarakat yang melanggar aturan. “Ada di Satpol PP.  Jadi ada teguran, kalau keterlaluan satu dua kali sampai ke penutupan,” tegas dia.

Ini dilakukan karena saat ini Kota Depok dan daerah sekitar telah masuk dalam zona resiko tinggi penyebaran COVID-19 atau zona merah. “Karena tingkat covid ini  sebenarnya bukan Depok saja, jadi sudah zona merah,” beber dia.

Selain pada tingkatan polres, operasi yustisi juga dilakukan seluruh polsek jajaran. Kegitan ini melibatkan ratusan personel gabungan. (lala/*)