Kepolisian Periksa 12 Saksi, Dari Pengelola Margo City hingga Pengunjung

Kondisi di dalam Margo City, Depok. (DepokToday.com)
Kondisi di dalam Margo City, Depok. (DepokToday.com)

DepokToday – Penyelidikan atas kasus bocornya pipa gas hingga menyebabkan ambruknya lift barang di pusat perbelanjaan Margo City masih dilakukan Kepolisian. Sampai tadi malam, Minggu 22 Agustus, Polisi telah periksa 12 orang saksi atas kejadian tersebut.

“Sampai tadi malam ada 12 orang saksi,” sebut Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes, pada Senin 23 Agustus 2021.

Menurut Kepolisian, yang telah periksa 12 saksi, terdiri dari pihak pengelola dan sejumlah pengunjung pusat perbelanjaan tersebut yang melihat kejadian. “Dari mal dan pengunjung (yang diperiksa, red),” kata Yogen.

Sementara itu, selain Kepolisian yang telak periksa 12 saksi, penutupan Margo City juga masih dilakukan hingga pagi ini. Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar mengatakan, jika tim Labfor masih bekerja hingga saat ini, karena itu penutupan dilakukan. “Masih dikerjakan Labfor,” sebut dia.

Baca Juga: Polisi Ungkap Fakta Baru di Balik Tragedi Margo City Depok

Marcom Manajer Margo City Reza Ardiananda mengatakan, untuk pembukaan mal pihaknya masih melakukan kordinasi dengan Kepolisian.

“Mengenai penutupan mal sendiri kita masih menunggu laporan investigasi. Memang ada beberapa tahapan yang kita ambil, ketika kami mendapatkan laporan investigasi diizinkan lagi beroperasional baru kami beroperasional,” ungkap Reza di Margo City, Minggu 22 Agustus 2021.

Dia mengatakan, pihaknya belum melakukan audit internal termasuk karena pemeriksaan Kepolisian masih berjalan. Selama Margo City Tutup ini sambung dia, tentunya Margo City mengalami kerugian. Namun, pihaknya belum melakukan penghitungan hingga saat ini.

“Kerugian belum kita hitung juga. Saya tidak mengetahui angka itu. Karena itu ada divisi lain, tapi ya kerugian pasti ada. Itu semua sudah kita perkirakan,” jelas dia.

Akibat kejadian ini, 11 orang luka-luka, dimana satu diantaranya tewas karena benturan keras puing bangunan yang mengenai kepala korban. (lala/*)