Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Vaksinasi Penyintas COVID-19, Mulai Level Ringan Hingga Terberat

Program vaksinasi Polri disambut antusias warga Depok. (DepokToday.com)
Program vaksinasi Polri disambut antusias warga Depok. (DepokToday.com)

DepokToday – Aturan baru vaksinasi bagi penyintas COVID-19 telah dibagikan oleh Kementerian Kesehatan. Pada aturan baru ini membolehkan penyintas menerima vaksinasi setelah sebulan dinyatakan sembuh.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran HK.02.01/I/2529/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 Bagi Penyintas. Edaran tersebut ditandatangani pada 29 September 2021 oleh Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu.

Dalam SE tersebut, seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Kepala/Direktur Utama/Direktur Rumah Sakit serta Kepala/Pimpinan Fasilitas Pelayanan Kesehatan diimbau untuk melaksanakan pemberian vaksinasi COVID-19 bagi sasaran penyintas COVID-19 dengan ketentuan sebagai berikut:

1.Penyintas dengan derajat keparahan penyakit ringan sampai sedang, vaksinasi diberikan dengan jarak waktu minimal satu bulan setelah dinyatakan sembuh.

2.Penyakit dengan derajat keparahan penyakit yang berat diberikan dengan jarak minimal 3 bulan setelah dinyatakan sembuh.

3.Jenis vaksin yang diberikan kepada penyintas disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia.

Dilansir dari Kompas.com, Kemenkes menyebut vaksinasi COVID-19 dalam aspek ilmiah dan medis bersifat dinamis dan terus mengalami perkembangan.

Adapun data efikasi dan keamanan vaksin juga terus digali dan disempurnakan termasuk terkait pemberian vaksin bagi sasaran penyintas.

Baca Juga: Bikin Kapok! Mantan Perwira Polri Ancam Pidanakan Manajemen AIA

Karena itulah aturan baru tersebut dikeluarkan berdasarkan kajian dan rekomendasi terbaru mengenai pemberian vaksinasi COVID-19 bagi penyintas COVID-19 yang dikeluarkan Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau ITAGI.

Pada aturan sebelumnya, aturan seorang penyintas Covid-19 bisa vaksin adalah 3 bulan setelah sembuh.

Sebelumnya, alasan seorang penyintas COVID-19 bisa vaksin setelah 3 bulan adalah karena penyintas masih memiliki kekebalan tubuh yang didapatkan secara alami setelah terinfeksi dan sebuh dari virus.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi sebelumnya menyampaikan vaksinasi disuntikan saat antibodi masih tinggi tak akan ada manfaatnya “Enggak ada manfaatnya, justru nanti turun baru kita vaksinasi,” kata dia. (lala/*)