Kemenag Sulap Rampasan Koruptor Jadi Madrasah dan KUA

Kemenag dapat hibah dari KPK (Foto: Istimewa)
Kemenag dapat hibah dari KPK (Foto: Istimewa)

DepokToday-Kementerian Agama atau Kemenag, menerima hibah sebidang tanah dengan luas 493 m² dan 2.769 m² dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Aset tersebut berada di Jalan Tanjung Raya Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur.

Melansir situs resmi kementerian tersebut, penyerahan aset senilai Rp 6.042.270.000 ini dilakukan secara simbolis oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Gedung KPK, Jakarta.

Turut menyaksikan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) aset tersebut,  Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar dan Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto.

Baca Juga: Hambat Program Jokowi, BPN Blak-blakan Soal Kisruh Tanah di Depok

Dalam sambutannya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi penyerahan aset itu. Menurutnya, ini menjadi salah satu solusi atas permasalahan keterbatasan aset yang dialami Kemenag.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kesediaan KPK untuk memberikan aset ini,” katanya dikutip pada Rabu 10 November 2021.

“Selama ini, Kemenag kesulitan mengembangkan pelayanan keagamaan dan pendidikan, karena aset tanah yang digunakan KUA atau pun madrasah kita kebanyakan merupakan milik pemda,” sambungnya.

Bukan Cuma Kemenag yang Dapat Hibah

Lebih lanjut Menag berharap, hibah dari KPK ini dapat menjadi modal untuk mengembangkan dua layanan tersebut.

“Sekaligus ini pemberitahuan. Bila nanti ada pembagian aset hasil sitaan, Kemenag diingat lagi,” kata Yaqut disambut gelak tawa hadirin.

Baca Juga: Singgung Kenaikan Harga Minyak, 500 Buruh Depok Turun ke Jalan

Selain kepada Kemenag, KPK memberikan hibah barang rampasan kepada empat instansi lainnya, yaitu Kejaksaan RI, Kementerian Keuangan, Komisi Pemilihan Umum, dan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Aset yang terdiri dari tanah, bangunan, maupun kendaraan ini, bernilai total 85,1 miliar rupiah.

“Semoga aset ini bermanfaat demi masa depan anak bangsa,” kata Ketua KPK Firli Bahuri. (rul/*)