Kecelakaan Transjakarta Tiga Orang Tewas, 31 Lainnya Luka-luka

Dua bus TransJakarta mengalami kecelakaan dan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di Cawang, Jakarta Timur, Senin. Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN
Dua bus TransJakarta mengalami kecelakaan dan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di Cawang, Jakarta Timur, Senin. Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN

DepokToday- Tiga orang tewas, sementara 31 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan dua bus Transjakarta dekat exit Tol Cawang, Jalan MT Haryono pada Senin pagi, 25 Oktober 2021.

Diduga bus yang menabrak melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Sebab, posisi akhir kecelakaan, bus Transjakarta yang ditabrak terpental ke arah depan atau tedorong hingga sejauh sekitar 15 meter dari Halte Cawang Ciliwung.

“Kalau kita lihat posisi akhir kendaraan ini cukup jauh majunya ada kurang lebih 15 meter dari posisi kendaraan yang harusnya berhenti, jadi kan terdorongnya dengan kecepatan cukup tinggi,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Penyebab

Namun demikian, ia mengaku hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya insiden tersebut. Menurutnya dugaan sementara tidak ada upaya pengereman dari sopir bus Transjakarta yang menabrak dari belakang.

“Kita masih selidiki tetapi memang kalau kita lihat tidak ada upaya pengereman dari kendaraan belakang yang menabrak kendaraan di depannya,” ujarnya.

Baca Juga: Bangunan Ahmadiyah Depok Disebut Miliki IMB, Begini Respon MUI  

Dari hasil pemeriksaan dan olah tempat kejadian sementara, kata Sambodo, diduga penyebab kecelakaan karena kelalaian sang sopir yang sedang mengantuk. Kemudian kemungkinan lainnya adalah, bisa jadi terjadi rem blong.

“Untuk penyebabnya kita masih selidiki apakah memang ini human error artinya kelalaian si pengemudi, ngantuk dan sebagainya atau bisa saja remnya blong dan sebagainya, kita lihat hasil penyelidikan di lapangan seperti apa,” jelasnya.

Korban Kecelakaan Bus Transjakarta

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan terdapat puluhan korban dan tiga korban meninggal dunia akibat insiden tersebut.

“Iya jadi jumlah korban 34. 31 luka dan 3 meninggal termasuk yang sopirnya sama dua penumpang,” katanya.

Baca Juga: Sebut Kemenag Hadiah untuk NU, Yaqut: Ikhlas Beramal Nggak Bagus

“Jadi yang meninggal ini dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Kalau 31 luka dibawa ke Rumah Sakit Budi Asih,” sambungnya.

Kemudian, Argo menyebut dugaan sementara kecelakaan tersebut akibat sopir bus Transjakarta mengantuk.

“Mengantuk. Jadi dugaannya mengantuk sopirnya karena informasi dari saksi, karyawan itu baru keluar pool jam 3 dini hari kemungkinan mengantuk karsna tidak ada rem sama sekali. Remnya langsung bruk menabrak. Jadi nggak berhenti di halte,” tuturnya. (rul/*)