Katanya Makin Loyo, Dokter Boyke Bagikan Tips Agar Pria di Atas 40 Tahun Tetap Garang Diranjang

Dokter Boyke (Foto: Istimewa)
Dokter Boyke (Foto: Istimewa)

DepokToday – Hubungan antara usia yang tidak lagi muda dengan hasrat untuk melakukan hubungan suami istri diungkapkan Seksologi kondang Dokter Boyke Dian Nugraha SpOG MARS memiliki keterkaitan.

Lewat akun youtubenya, Dokter Boyke mengatakan, umur di atas 40 tahun membuat wanita atau juga pria menjadi hilang dalam melakukan hubungan seks.

“Setiap pria ketika makin bertambah usianya, nafsu begituannya kian menurun. Apalagi ketika usia di atas 50 tahun, terjadi penurunan hormon-hormon seperti testosteron,” sebut Dokter Boyke dilansir dari JPNN.com.

Dia menyebutkan, hormon testoteron sejak usia 25 tahun sudah berkurang. Tapi tidak terasa oleh pria karena persentasenya 0,01 persen. Nah, puncaknya pada usia sekitar 63 tahun sampai 64 tahun.

Hormon testosteron kata merupakan pemicu keinginan seorang pria untuk melakukan hubungan badan.
Seiring bertambahnya usiahormon testosteron ini pun ikut terdegradasi. Akibatnya, keinginan pria untuk begituan akan menurun. Selain itu, Dokter Boyke menambahkan bahwa kekerasan, kemampuan menyemprotkan cairan pria, kekerasan otot-ototnya, keinginan begituan juga sangat dipengaruhi hormon testosteron tersebut.

Baca Juga: 7 Trik Mudah Bikin Wanita Terangsang, Selanjutnya Dijamin Nagih

“Jadi, senjata pria ini enggak keras dan kekar lagi, ketika akan mengeluarkan cairan prianya daya semprotnya lemah. Pria juga malas untuk rutin begituan. Ini yang kami sebut andropause,” kata dia.

Dia menyarankan, menerapkan empat pilar hidup sehat. Pertama mengatur pola makannya dengan mengonsumsi makanan tinggi protein, rendah lemak dan karbohidrat. Selain itu, tidur selama 8 jam juga menjadi upaya yang baik membuat pria di atas 40 tahun tetap bisa garang di ranjang.

Mengatur olahraga dengan berjalan kaki selama 30 menit setiap hari. “Pola stresnya juga harus diatur,” ucap dia.

Menurut Dokter Boyke, kadang-kadang hormon testosteron masih bagus, tetapi ada hormon lainnya yang tidak seimbang. “Biasanya kami berikan kepada pria untuk stamina saat mereka akan berhubungan karena hormon testosteron berkaitan dengan stamina pria. Ada yang berbentuk kapsul maupun kopi,” sebut dia. (lala/*)