Kasus Positif Covid di Depok Bertambah 535, Sembuh 128

Robovent 1 alat untuk pasien COVID-19 buatan Gunadarma. Belakangan ini tabung oksigen jadi barang langka. Padahal Al Quran sudah menjelaskan tentang ketersedian aksigen. (DepokToday.com)
Robovent 1 alat untuk pasien COVID-19 buatan Gunadarma. Belakangan ini tabung oksigen jadi barang langka. Padahal Al Quran sudah menjelaskan tentang ketersedian aksigen. (DepokToday.com)

MARGONDA- Jumlah orang terjangkit Covid-19 di Kota Depok kembali meningkat pada Selasa, 26 Mei 2020. Data pemerintah setempat mencatat, saat ini jumlahnya bertambah dari 514 orang, menjadi 535 orang.

“Penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak 21 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana dalam keterangan tertulisnya sore ini.

Ia menjelaskan, penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium Rumah Sakit Universitas Indonesia sebanyak 12 orang, dan 9 orang lagi infomasi kasus yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Bertambah kasus positif pada hari ini diikuti oleh jumlah pasien yang berhasil sembuh. Dadang mengatakan, mereka yang dinyatakan pulih dari infeksi virus tersebut bertambah dari 118 orang menjadi 128 orang.

“Alhamdulillah jumlah pasien sembuh bertambah 10 orang, totalnya pada hari ini 128 orang,” ujarnya

Kemudian, untuk jumlah meninggal dunia tidak ada penambahan, yakni 24 orang. Selain itu, pemerintah setempat juga mencatat data terbaru pada sejumlah kategori.

Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah dari 1.619 orang, menjadi 1.660 orang atau meningkat 41 kasus. Selesai pemantauan bertambah 728 orang. Kemudian mereka yang masih dalam pemantauan berkurang dari 905 orang, saat ini menjadi 932 orang.

Berikutnya, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 33 kasus dari 3.694 orang, menjadi 3.727 orang. Terkait angka itu, selesai pemantauan 2.146 orang. Dan mereka yang masih dalam pemantauan saat ini 1.581 orang.

Selanjutnya, kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah dari 1.407 orang menjadi 1.426 orang atau naik 19 kasus. Selesai pengawasan untuk kasus itu bertambah dari 729 orang, menjadi 746 orang. Masih terkait angka tersebut, jumlah orang dalam pengawasan bertambah dari 678 orang, menjadi 680 orang.

Sedangkan jumlah PDP yang meninggal naik dari 68 orang, menjadi 71 orang. “Untuk PDP yang meninggal dunia terdapat penambahan dibandingkan hari sebelumnya yaitu sebanyak 3 orang,” ucap Dadang

Namun demikian Dadang kembali mengingatkan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.  “Stop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” katanya. (rul/*)