Kasus Positif Covid di Depok Bertambah 440, Sembuh 111

Rapid test di Pasar Agung (DepokToday, Rul)

MARGONDA– Jumlah orang terjangkit Covid-19 di Kota Depok kembali bertambah pada Rabu 20 Mei 2020. Data pemerintah setempat mencatat, saat ini jumlahnya mencapai 440 orang, bertambah dari kasus dari sebelumnya, yakni 431 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengungkapkan, penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak sembilan kasus.

Penambahan tersebut berasal dari pemeriksaan Swab di Laboratorium RS Bhayangkara Brimob sebanyak delapan orang dan 1 kasus dari Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.

Selanjutnya untuk penambahan kasus sembuh hari ini menjadi 111 orang, bertambah sembilan orang dari sebelumnya 102 orang. “Kasus konfirmasi positif ini dinyatakan sembuh setelah menjalani swab follow up dengan hasil negative dua kali berturut-turut,” katanya

Sedangkan untuk jumlah meninggal dunia, bertambah satu kasus, dari 21 orang, menjadi 22 orang. Lebih lanjut Dadang mengakui, hngga saat ini, penyebaran kasus konfirmasi positif telah ditemukan di 62 Kelurahan dari total 63 Kelurahan di Kota Depok.

Selain data tersebut, pemerintah setempat juga mencatat data terbaru pada sejumlah kategori. Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 1.505 orang, menjadi 1.536 orang atau bertambah 31 kasus. Selesai pemantauan 690 orang.

Kemudian mereka yang masih dalam pemantauan 846 orang. Selanjutnya, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik dari 3.554 orang, bertambah 3.563 orang atau bertambah sembilan kasus.

Terkait angka itu, selesai pemantauan 2.099 orang. Dan mereka yang masih dalam pemantauan saat ini 1.456 orang. Berikutnya, kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah dari 1.372 orang menjadi 1.375 orang, atau naik 3 kasus. Selesai pengawasan untuk kasus itu bertambah 718 orang. Masih terkait angka tersebut, jumlah orang dalam pengawasan 657 orang.

Sedangkan jumlah PDP yang meninggal 68 orang, sama seperti sebelumnya. Namun demikian Dadang kembali mengingatkan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

“Stop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” katanya. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here