Kasus Positif Covid di Depok Bertambah 431, Sembuh 102

Alat bantu pernafasan untuk pasien COVID buatan Universitas Gunadarma (DepokToday.com)
Alat bantu pernafasan untuk pasien COVID buatan Universitas Gunadarma (DepokToday.com)

MARGONDA- Jumlah orang terjangkit Covid-19 di Kota Depok kembali bertambah pada Selasa 19 Mei 2020. Data pemerintah setempat mencatat, saat ini jumlahnya mencapai 431 orang, bertambah dari kasus dari sebelumnya, yakni 427 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengungkapkan, penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak empat kasus.

Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI sebanyak tiga kasus dan satu kasus berasal dari laporan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Sementara untuk pasien yang berhasil sembuh juga bertambah tujuh, dari 95 orang, menjadi 102 orang. “Kasus konfirmasi positif yang dinyatakan sembuh setelah menjalani swab follow up dengan hasil negative dua kali berturut-turut,” katanya

Sedangkan untuk jumlah meninggal dunia, tidak ada penambahan kasus, masih sama dengan sebelumnya yakni 21 orang. Lebih lanjut Dadang mengakui, hngga saat ini, penyebaran kasus konfirmasi positif telah ditemukan di 62 Kelurahan dari total 63 Kelurahan di Kota Depok.

Selain data tersebut, pemerintah setempat juga mencatat data terbaru pada sejumlah kategori. Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 1.491 orang menjadi 1.505 orang atau bertambah 14 kasus.

Selesai pemantauan 677 orang. Kemudian mereka yang masih dalam pemantauan 828 orang. Selanjutnya, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik dari 3.539 orang menjadi 3.554 orang atau bertambah 16 kasus.

Terkait angka itu, selesai pemantauan 2.099 orang. Dan mereka yang masih dalam pemantauan saat ini 1.455 orang. Berikutnya, kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertahan diangka 1.372 orang, tidak ada penambahan kasus. Selesai pengawasan untuk kasus itu bertambah 715 orang. Masih terkait angka tersebut, jumlah orang dalam pengawasan 657 orang.

Sedangkan jumlah PDP yang meninggal 68 orang, sama seperti sebelumnya. Namun demikian Dadang kembali mengingatkan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

“Stop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” katanya. (rul/*)