Kasus Positif Covid-19 di Depok Bertambah 427

Pamin STNK Samsat Depok, Iptu Martha Catur Wurihandini saat memberikan hand sanitizer pada sejumlah wajib pajak (DeopkToday,Rul)

MARGONDA– Jumlah orang terjangkit Covid-19 di Kota Depok kembali bertambah pada Senin 18 Mei 2020. Data pemerintah setempat mencatat, saat ini jumlahnya mencapai 427 orang, atau bertambah 13 kasus dari sebelumnya, yakni 414 orang.

Sedangkan untuk pasien yang berhasil sembuh tidak ada penambahan, masih 95 orang. Demikian pula dengan jumlah meninggal dunia, tidak ada penambahan kasus, masih sama dengan sebelumnya yakni 21 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana menjelaskan, penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak 13 kasus, berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI sebanyak 13 kasus.

“Selanjutnya untuk penambahan kasus konfirmasi positif sembuh hari ini, masih sama dengan kondisi kemarin, yaitu 95 orang dan kasus konfirmasi positif meninggal sebanyak 21 orang,” katanya

Lebih lanjut Dadang mengungkapkan, distribusi kasus konfirmasi positif berdasarkan jenis kelamin yang meninggal terbanyak pada jenis kelamin laki-laki, yaitu 15 orang atau 71,4 persen. Sementara pada perempuan sebanyak 6 orang atau 28,6 persen.

“Kemudian untuk distribusi kasus konfirmasi positif berdasarkan kelompok usia, rata-rata terjadi pada kelompok usia produktif.”

Dadang mengakui, hngga saat ini, penyebaran kasus konfirmasi positif telah ditemukan di 62 Kelurahan dari total 63 Kelurahan di Kota Depok.

Selain data tersebut, pemerintah setempat juga mencatat data terbaru pada sejumlah kategori. Di antaranya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dari 1.485 orang, menjadi 1.491 orang atau naik 6 kasus.

Selesai pemantauan 667 orang. Kemudian mereka yang masih dalam pemantauan 824 orang. Selanjutnya, untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik dari 3.533 orang menjadi 3.539 orang atau bertambah 6 kasus.

Terkait angka itu, selesai pemantauan bertahan diangka 2.082 orang. Dan mereka yang masih dalam pemantauan saat ini 1.457 orang. Berikutnya, kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) naik dari 1.367 orang, menjadi 1.372 orang atau bertambah 5 kasus.

Selesai pengawasan untuk kasus itu bertambah 710 orang. Masih terkait angka tersebut, jumlah orang dalam pengawasan 662 orang. Sedangkan jumlah PDP yang meninggal berjumlah 68 orang.

Namun demikian, Dadang menjelaskan, status PDP merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengimbau agar warga menjalankan seluruh arahan dan protokol yang dikeluarkan pemerintah.

“Stop penyebaran Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, gunakan masker kain jika terpaksa harus keluar rumah dan ikuti protokol pemerintah,” katanya. (rul/*)