Kasus Melonjak, Tempat Karantina Pasien COVID di Depok Nyaris Penuh

Wisma Makara UI adalah salah satu tempat karantina pasien kasus COVID di Kota Depok. (Depoktoday.com)
Wisma Makara UI adalah salah satu tempat karantina pasien kasus COVID di Kota Depok. (Depoktoday.com)

DEPOK- Kasus COVID-19 yang kembali melonjak di Kota Depok menyebabkan sejumlah rumah sakit rujukan nyaris penuh. Kondisi serupa juga terjadi pada tempat karantina atau isolasi yang disiapkan pemerintah, di kawasan Universitas Indonesia atau UI.

Kepala Tempat Karantina Pasien COVID-19 Kota Depok, Denni Romulo mengungkapkan, ada dua lokasi tempat isolasi pasien tanpa gejala. Yakni, di Pusat Studi Jepang UI dan di Wisma Makara UI.

Namun saat ini kondisi ke dua tempat itu pun nyaris penuh. Melalui keterangan tertulisnya Denni menyebut, data pasien isolasi mandiri di Pusat Studi Jepang UI, saat ini telah terisi 93,75 persen.

Data ini didapat sekira pukul 20:00 WIB pada Senin 14 Juni 2021.

“Kapasitasnya 32 tempat tidur, terisi 30 dan kosong dua. Jumlah pasien 30 orang. Terdiri dari 15 laki-laki dan 15 lainnya perempuan,” katanya

Kemudian, Wisma Makara UI yang memiliki fasilitas 108 tempat tidur dan empat ekstra bed saat ini sudah terisi sebanyak 78 tempat tidur dan kosong 30 tempat tidur.

“Presentase bed terisi 72,22 persen. Jumlah pasien di Wisma Makara UI 78 orang. Ini terdiri dari laki-laki 48 orang dan perempuan 30 orang.”

Baca Juga: Hari Ini, Jumlah Pasien COVID-19 di Depok 2.167 Orang

Denni menegaskan, data ini bisa cepat berubah karena jumlah pasien sembuh dan yang masuk silih berganti.

Data Kasus COVID-19 Depok

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau GTPPC, Kota Depok mencatat, sebanyak 2.167 orang harus menjalani isolasi. Angka itu kian bertambah setelah lonjakan 350 kasus pada Minggu 13 Juni 2021.

“Untuk kenaikan kasus COVID-19 memang dalam tiga hari ini ada peningkatan. Biasa sebelumnya kita 100-150 kasus, untuk dua hari ini dari mulai 200-an hingga kemarin memang ada kasus sampai 350 orang,” kata Jubir GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana, Senin 14 Juni 2021.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil ketika mengunjungi Wisma Makara UI, Depok (Depoktoday.hops.id)
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil ketika mengunjungi Wisma Makara UI, Depok (Depoktoday.hops.id)

Ia menjelaskan, 350 kasus itu di antaranya diketahui dari hasil rapid test antigen yang reaktif, kemudian di masukkan sebagai kasus positif.

“Iya. Itu hasil tracing kita oleh tim. Kan data masuk dari lab, dari rumah sakit, lalu kita lakukan verifikasi oleh tim tracing kita. Jadi jumlah kasus kemarin memang 350 dan mungkin ada beberapa hari yang lalu yang baru diinput,” katanya.

Untuk diketahui, situs resmi Pemerintah Kota Depok mencatat, sampai dengan Senin, 14 Juni 2021, jumlah pasien terkonfirmasi mencapai 51.973 orang, pasien aktif 2.167 orang, sembuh 48.827 orang, dan jumlah pasien meninggal dunia 979 orang. (rul/*)