Kasus COVID-19 Turun, Pemerintah Dapati Menurunnya Prokes Secara Masif

Ilustrasi hejala Covid hilangnya penciuman. (Istimewa)
Ilustrasi hejala Covid hilangnya penciuman. (Istimewa)

DepokToday – Menurunnya angka penularan COVID-19 memberikan dampak kepada menurunnya tingkat disiplin masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan atau prokes. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.

Dia mengatakan, ketika situasi dirasa aman, banyak masyarakat yang abai dalam mengikuti protokol kesehatan atau menurunnya terhadap prokes secara ketat.

“Begitu situasi kita terus membaik, biasanya masyarakat mulai (ketaatan) prokesnya berkurang karena mulai merasa aman, sudah jarang dengar berita kematian,” kata dia dikutip dari Kompas.com.

Menurut Nadia, mejaga jarak dan menghindari kerumunan sulit untuk diterapkan oleh masyarakat saat ini. “Jadi kalau kita lihat (penerapan) protokol kesehatannya terutama menjaga jarak dan menghindari kerumunan masih agak sulit untuk terus secara konsisten diterapkan,” jelas dia.

Sementara untuk kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker, masih tinggi. Nadia mengatakan, pemerintah terus berupaya mengedukasi masyarakat agar tidak terlena dengan penurunan penularan COVID-19 sehingga mengabaikan protokol kesehatan.

Baca Juga: Dikira Batang Kayu Ngambang di Laut, Ternyata Hewan Mematikan, Ini Wujudnya

“Kami mengingatkan masyarakat dengan kondisi yang semakin baik ini, dengan aktivitas masyarakat yang semakin banyak ini, kita lakukan dalam kondisi bahwa pandemi ini belum usai sehingga tentunya upaya-upaya pencegahan protokol kesehatan harus tetap kita tegakkan,” kata dia.

Meski laju penularan COVID-19mulai menurun, Nadia mengatakan, pemerintah tetap melaksanakan percepatan vaksinasi serta upaya deteksi dini melalui 3T (testing, tracing, treatment).

“Bagaimana mobilitas itu dibatasi, bagaimana testing atau deteksi dini kita lakukan untuk segera mendapatkan kasus positif dan memisahkan (orang positif COVID-19) dari masyarakat. Yang terakhir adalah vaksinasi,” imbuhnya.

Nadia menambahkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga sangat penting karena membantu untuk menerapkan protokol kesehatan di fasilitas-fasilitas umum. (lala/*)